2 Sifat Manusia yang Menyelisihi Sunnah

Ustadz Maududi Abdullah Lc.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 48:26 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas dua sifat manusia yang seringkali membuat mereka menyelisihi sunnah Nabi Muhammad SAW. Sifat pertama adalah ghurur (tertipu) dan sifat kedua adalah jahl (kebodohan). Kedua sifat ini saling terkait dan menjadi akar dari berbagai penyimpangan dalam beragama. Ustadz Maududi Abdullah Lc. menjelaskan bahwa banyak orang yang merasa sudah benar dalam beribadah, padahal mereka terjebak dalam kebodohan dan tipu daya setan. Kajian ini mengajak kita untuk selalu merujuk kepada Al-Qur'an dan Sunnah dalam setiap amalan, serta menjauhi sikap sombong dan merasa paling benar. Dengan memahami dua sifat ini, kita bisa lebih waspada dan terus belajar untuk memperbaiki diri.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga, serta berlomba dalam harta dan anak. (QS. Al-Hadid: 20)"
— QS. Al-Hadid: 20
"Katakanlah, 'Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' (QS. Az-Zumar: 9)"
— QS. Az-Zumar: 9
"Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran. (QS. Al-Asr: 1-3)"
— QS. Al-Asr: 1-3
"Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan, maka Dia akan memahamkannya dalam agama. (HR. Bukhari dan Muslim)"
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)"
— HR. Bukhari
"Janganlah kalian menjadi seperti orang yang berkata, 'Kami dengar,' padahal mereka tidak mendengar. (QS. Al-Anfal: 21)"
— QS. Al-Anfal: 21
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. (QS. Al-Isra: 36)"
— QS. Al-Isra: 36
"Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama. (QS. Fatir: 28)"
— QS. Fatir: 28
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. (HR. Muslim)"
— HR. Muslim
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah bercerai-berai. (QS. Ali Imran: 103)"
— QS. Ali Imran: 103

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan pernah merasa amalmu sudah sempurna, karena setan selalu mengintai."

WHATSAPP

"Kebodohan bukan alasan, karena ilmu itu wajib dicari."

WHATSAPP

"Orang yang tertipu adalah yang bangga dengan amalnya sendiri."

WHATSAPP

"Belajarlah dari ulama, jangan hanya mengikuti hawa nafsu."

WHATSAPP

"Rendah hati adalah kunci diterimanya amal."

WHATSAPP

"Jangan mudah puas, teruslah perbaiki kualitas ibadahmu."

WHATSAPP

"Bergaul dengan orang shalih akan mengingatkanmu pada sunnah."

WHATSAPP

"Setiap amalan harus didasari ilmu, agar tidak sia-sia."

WHATSAPP

"Doa adalah benteng dari tipu daya setan."

WHATSAPP

"Kembalilah kepada Al-Qur'an dan Sunnah, niscaya selamat."

WHATSAPP