21 Menit Tanya Jawab Tentang Dajjal dan Akhir Zaman ○
DENGARKAN AUDIO KAJIAN
21-minutes-of-q-a-about-the-dajjal-and-the-end-of-times-abu.mp3
Terkait "cocokologi" atau penafsiran yang dipaksakan, dalam masalah-masalah gaib, wajib diingkari jika tidak sesuai dengan dalil syariat yang sahih dan penjelasan para ulama. Sebagai contoh, menafsirkan kendaraan Dajal sebagai UFO dengan dalih Dajal bergerak seperti angin, atau mengklaim bahwa dua pusaka merah dan putih yang diberikan Allah kepada Rasulullah merujuk pada bendera Indonesia, adalah bentuk cocokologi yang tidak berlandaskan dalil. Para ulama menjelaskan bahwa dua pusaka merah dan putih merujuk pada jenis perhiasan. Namun, hadis yang menyebutkan bahwa Islam akan sampai ke timur dan barat, atau ke tempat yang sampai padanya siang dan malam, adalah sahih dan menunjukkan bahwa Islam akan tersebar luas, termasuk sampai ke Indonesia.
Mengenai prediksi umur umat Islam atau kapan hari kiamat, Rasulullah ﷺ sendiri ketika ditanya oleh Malaikat Jibril tentang kapan hari kiamat, menjawab bahwa yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya. Ini berarti Rasulullah dan Jibril pun tidak mengetahuinya. Oleh karena itu, siapa pun yang mengklaim tahu kapan kiamat akan terjadi, adalah suatu kesombongan. Penukilan dari sebagian ulama yang memprediksi umur umat Islam seperti Imam Suyuti dan Ibnu Rajab diragukan keabsahannya. Bahkan, disebutkan dalam kitab `Al-Wad’u fil Hadits` karya Dr. Umar bin Hasan Al-Fatah, bahwa semua hadis yang menyebutkan tentang umur umat Islam adalah palsu (maudu').
Terkait pertanyaan apakah Imam Mahdi sudah lahir namun belum memproklamirkan diri, tidak ada dalil dan bukti akurat yang mendukung klaim tersebut. Rasulullah ﷺ telah memberitahukan tentang ciri-ciri Imam Mahdi, termasuk namanya, garis keturunannya, dan tanda-tanda kemunculannya. Di antaranya, Imam Mahdi akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan kezaliman. Hanya berdasar kesamaan nama seperti Muhammad bin Abdillah di zaman sekarang tidak cukup sebagai bukti, karena banyak yang memiliki nama tersebut. Masalah gaib seperti ini tidak boleh dibahas hanya dengan cocokologi tanpa hujah yang kuat.
Demikian pula anggapan bahwa Dajal adalah Samiri, tidak ada dalil dari hadis-hadis Nabi ﷺ yang sahih untuk mendukungnya. Ini hanyalah perkiraan yang tidak boleh dijadikan ketetapan, karena masalah gaib harus ditetapkan oleh dalil.
Kita boleh berlindung kepada Allah dari riya' (syirik kecil) setiap saat. Membaca doa berlindung dari syirik dan riya' setiap hari adalah perbuatan baik, karena syirik adalah perkara yang sangat berat di sisi Allah.
Berikut adalah sebagian hadis sahih tentang ciri-ciri Imam Mahdi:
- Hadis riwayat Al-Hakim dari Abu Said: Imam Mahdi akan keluar di akhir umatku. Allah akan menurunkan hujan, bumi akan mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya, harta akan dibagi-bagikan dengan sangat banyak, binatang ternak akan banyak, dan umat Islam akan menjadi sangat besar. Ia akan hidup di muka bumi ini selama 7 atau 8 tahun.
- Hadis riwayat Abu Daud dari Abdullah bin Mas'ud: Jika tidak tersisa dari dunia kecuali satu hari, Allah akan memanjangkan hari tersebut sampai Allah mengutus seorang laki-laki dari keluargaku, keturunanku. Namanya sama dengan namaku, nama bapaknya sama dengan nama bapakku (Muhammad bin Abdillah). Ia akan memenuhi bumi ini dengan penuh keadilan, sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman.
- Hadis riwayat Abu Daud dari Ummu Salamah: Imam Mahdi itu dari keturunanku, dari anak Fatimah.
- Hadis riwayat Abu Daud dari Abu Said: Imam Mahdi itu dari keturunanku. Dahinya lebar (`ajlal jabhah`), hidungnya mancung (`anal anf`). Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi itu dipenuhi dengan kezaliman. Ia berkuasa selama 7 tahun.
- Hadis riwayat Abu Said dan Jabir bin Abdillah: Akan ada di akhir zaman seorang khalifah yang akan membagi harta dan tidak akan menghitung-hitungnya saking banyaknya.
Setelah wafatnya Imam Mahdi, ia akan dikuburkan oleh Nabi Isa. Nabi Isa kemudian akan hidup di bumi selama 40 tahun, lalu meninggal dan dikuburkan. Setelah Nabi Isa, masih ada tanda-tanda kiamat besar lainnya seperti keluarnya `Dabbatul Ard` (binatang melata dari dalam bumi) dan ditenggelamkannya tiga tempat di bumi (di timur, di barat, dan di jazirah Arab). Sebelum hari kiamat ditegakkan, Allah akan mengirimkan angin yang lembut yang akan mencabut nyawa setiap muslim. Ini berarti selama masih ada orang Islam di muka bumi, hari kiamat tidak akan terjadi. Kiamat hanya akan terjadi untuk seburuk-buruknya makhluk.
Dajal tidak bisa masuk ke empat tempat (Mekkah, Madinah, Baitul Maqdis, dan Thur), maka pasukannya pun tidak akan bisa memasukinya. Konstantinopel, yang telah ditaklukkan di bawah pimpinan Muhammad Al-Fatih, kelak akan dikuasai oleh orang kafir lagi sebagai isyarat sebelum Dajal keluar. Mengenai tinggi atau pendeknya Dajal, Rasulullah ﷺ mengabarkan Dajal itu pendek.
Terkait Malhamah Kubra (perang besar), disebutkan bahwa perang tersebut akan menggunakan kuda-kuda dan akan melibatkan sebaik-baik pasukan umat Islam, namun rincian mengenai senjata tradisional tidak dapat dipastikan.
Tidak ada riwayat yang sahih yang menyebutkan secara pasti mana yang duluan keluar antara Dukhan (kabut) atau Dajal. Namun, urutan kejadian yang disebutkan sebelum Dajal keluar adalah: kemunculan Imam Mahdi, kemakmuran Baitul Maqdis, kosongnya Madinah, Malhamah Kubra, dan dikuasainya Konstantinopel (kembali oleh orang kafir), lalu barulah keluarnya Dajal. Dukhan tidak disebutkan dalam urutan ini.
Ketika dibacakan 10 ayat awal surat Al-Kahfi, Rasulullah ﷺ hanya menyatakan bahwa siapa yang menghafalnya akan terlindungi dari fitnah Dajal, tanpa menjelaskan bagaimana Dajal akan bereaksi (misalnya kepanasan atau bingung).
Nama iblis sebagai Azazil disebutkan dalam riwayat israiliyat, namun riwayat israiliyat tidak bisa dijadikan hujah dalam masalah akidah. Ada riwayat sahih yang menyebutkan bahwa apabila telah keluar tiga perkara (salah satunya Dajal), maka keimanan bagi mereka yang sebelumnya belum beriman tidak akan bermanfaat lagi.
Apabila Yakjuj dan Makjuj keluar, umat muslim akan berlindung bersama Nabi Isa di Bukit Tur, karena Yakjuj dan Makjuj tidak akan bisa memasuki Bukit Tur. Di zaman Imam Mahdi, Baitul Maqdis akan menjadi sumber kemakmuran hingga tidak ada lagi orang miskin.
Buku yang direkomendasikan untuk dibaca tentang tanda-tanda hari kiamat adalah `Shahih Asyratis Sa'ah` (Shahih Tanda-tanda Hari Kiamat) yang ditulis oleh Isham Musa Hadi, karena buku ini hanya memilih hadis-hadis yang sahih.
Lambang-lambang modern seperti tiga jari, segitiga, atau mata satu yang dikaitkan dengan kedatangan Dajal, tidak memiliki dalil sahih sama sekali.
POINTERS & CONCLUSIONS
- Waspada terhadap "cocokologi" (interpretasi yang dipaksakan) dalam masalah gaib, harus berlandaskan dalil sahih dan penjelasan ulama.
- Kapan hari kiamat adalah ilmu gaib yang hanya diketahui Allah; klaim prediksi umur umat atau waktu kiamat adalah palsu (maudu').
- Imam Mahdi belum lahir; klaim kelahirannya tanpa dalil akurat adalah spekulasi.
- Identitas Dajal bukan Samiri, tidak ada dalil sahih yang mendukung.
- Dianjurkan berlindung dari riya' (syirik kecil) setiap saat.
- Ciri-ciri Imam Mahdi yang sahih: dari keturunan Nabi (anak Fatimah), namanya Muhammad bin Abdillah, dahinya lebar, hidungnya mancung, akan memenuhi bumi dengan keadilan, hidup 7-8 tahun.
- Setelah Imam Mahdi dan Nabi Isa wafat, tanda kiamat besar lainnya akan muncul (Dabbatul Ard, penenggelaman bumi). Kiamat hanya terjadi pada seburuk-buruk manusia.
- Konstantinopel akan jatuh kembali ke tangan orang kafir sebelum Dajal keluar.
- Tidak ada urutan pasti antara keluarnya Dukhan dan Dajal dalam riwayat sahih.
- Menghafal 10 ayat awal surat Al-Kahfi melindungi dari fitnah Dajal, tanpa disebutkan efek pada Dajal itu sendiri.
- Nama "Azazil" untuk iblis berasal dari riwayat Israiliyat yang tidak dapat dijadikan hujah.
- Setelah Dajal keluar, tobat orang yang belum beriman tidak akan diterima.
- Saat Yakjuj dan Makjuj keluar, berlindunglah di Bukit Tur bersama Nabi Isa.
- Rekomendasi kitab tentang tanda-tanda hari kiamat: `Shahih Asyratis Sa'ah` oleh Isham Musa Hadi.
- Lambang-lambang modern seperti "tiga jari segitiga mata satu" bukan lambang Dajal yang didasari dalil sahih.
DALIL & REFERENCES
KATA BIJAK UNTUK STATUS
"Jangan memaksakan tafsir atas hal gaib tanpa dalil sahih, karena itu namanya cocokologi yang menyesatkan."
"Merah putih bukan pusaka Rasulullah; dua pusaka itu adalah perhiasan, bukan bendera negara mana pun."
"Rasulullah sendiri tidak tahu kapan kiamat, apalagi kita; siapa yang mengaku tahu, sungguh sombong."
"Semua hadis tentang umur umat Islam adalah palsu, jangan jadikan prediksi manusia sebagai keyakinan."
"Imam Mahdi belum lahir; cirinya jelas: bernama Muhammad bin Abdillah, dari keturunan Fatimah."
"Dajal bukan Samiri; masalah gaib harus ditetapkan dengan dalil, bukan dengan perkiraan tanpa bukti."
"Berlindunglah dari riya setiap hari karena syirik kecil sangat berat di sisi Allah."
"Imam Mahdi akan memenuhi bumi dengan keadilan, harta melimpah, dan ia hidup 7 atau 8 tahun."
"Kiamat tidak akan terjadi selama masih ada muslim; angin lembut akan mencabut nyawa mereka terakhir."
"Lambang tiga jari atau mata satu tidak ada dalilnya; jangan kaitkan dengan Dajal tanpa dasar sahih."