50 Sebab Terhindar dari Siksa Kubur - Sebab ke 8

Ustadz Najmi Umar Bakkar
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:38:36 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

50-sebab-terhindar-dari-siksa-kubur-sebab-ke-8.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas sebab ke-8 dari 50 sebab terhindar dari siksa kubur, yaitu menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia dan dosa. Ustadz Najmi Umar Bakkar menjelaskan bahwa lisan adalah anggota tubuh yang paling sering menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Beliau mengutip hadits bahwa siapa yang menjamin lisannya, maka dijamin masuk surga. Lisan yang tidak dijaga akan menyebabkan fitnah, ghibah, namimah, dan dusta yang semuanya menjadi penyebab siksa kubur. Oleh karena itu, setiap muslim harus berusaha untuk berkata baik atau diam. Kajian ini juga menekankan pentingnya muhasabah terhadap ucapan sehari-hari dan bertaubat dari dosa lisan. Dengan menjaga lisan, seseorang akan selamat dari siksa kubur dan mendapatkan ketenangan di alam barzakh.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Jagalah lisanmu, karena ia adalah kunci surga atau neraka."
— HR. Tirmidzi
"Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan kata yang diridhai Allah, tanpa dipikirkan, lalu Allah mengangkat derajatnya. Dan seorang hamba mengucapkan kata yang dimurkai Allah, tanpa dipikirkan, lalu ia terjerumus ke dalam neraka."
— HR. Bukhari
"Kebanyakan dosa anak Adam adalah dari lisannya."
— HR. Thabrani
"Barangsiapa yang menjamin untukku apa yang ada di antara kedua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara kedua kakinya (kemaluan), maka aku menjamin surga untuknya."
— HR. Bukhari

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Lisanmu adalah cerminan hatimu, jagalah ia agar tidak menjadi api di kuburmu."

WHATSAPP

"Setiap kata yang terucap akan menjadi saksi atau penuntutmu di alam barzakh."

WHATSAPP

"Diam adalah emas, tetapi berkata baik adalah intan yang tak ternilai."

WHATSAPP

"Jangan remehkan ghibah, karena ia adalah dosa yang menggerogoti pahala seperti api memakan kayu bakar."

WHATSAPP

"Kubur akan menjadi taman jika lisanmu penuh dzikir, dan menjadi jurang jika lisanmu penuh dusta."

WHATSAPP

"Berpikirlah sebelum berbicara, karena kata-kata tidak bisa ditarik kembali setelah mati."

WHATSAPP

"Kebanyakan manusia masuk neraka bukan karena perbuatan besar, tapi karena lisan yang tidak terjaga."

WHATSAPP

"Jadilah orang yang lebih banyak diam, karena diam adalah ibadah yang jarang disadari."

WHATSAPP

"Jika tidak bisa berkata baik, maka diam adalah sedekah yang paling mudah."

WHATSAPP

"Lisan yang lembut akan melapangkan kubur, lisan yang kasar akan menyempitkannya."

WHATSAPP