Adab-Adab Saum

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
15 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:01:30 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas adab-adab dalam menjalankan ibadah puasa (saum) agar tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga meraih ketakwaan dan pahala yang sempurna. Ustadz Abu Haidar As Sundawy menekankan bahwa puasa bukan hanya ritual fisik, melainkan latihan spiritual yang membutuhkan pengendalian diri, kesabaran, dan keikhlasan. Beliau mengawali dengan menjelaskan pentingnya niat yang benar, yaitu ikhlas karena Allah semata, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW bahwa setiap amal tergantung pada niatnya. Selanjutnya, beliau menguraikan adab-adab seperti menjaga lisan dari perkataan sia-sia dan dusta, menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan, serta memperbanyak ibadah sunah seperti membaca Al-Qur'an dan bersedekah. Ustadz juga mengingatkan agar tidak berlebihan dalam makan saat berbuka, karena hal itu bertentangan dengan hikmah puasa. Kajian ditutup dengan dorongan untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
— QS Al-Baqarah: 183
"Barangsiapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
— HR Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya."
— HR Bukhari
"Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan."
— HR Bukhari dan Muslim
"Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat berkah."
— HR Bukhari dan Muslim
"Apabila salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan jangan bertengkar."
— HR Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya."
— HR Bukhari dan Muslim
"Berbukalah dengan kurma, jika tidak ada maka dengan air, karena air itu bersih."
— HR Abu Dawud dan Tirmidzi
"Puasa adalah perisai, maka janganlah berkata kotor dan jangan bertindak bodoh."
— HR Bukhari
"Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut."
— HR Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Puasa bukan sekadar menahan lapar, tapi menahan diri dari dosa."

WHATSAPP

"Niat yang ikhlas adalah awal dari puasa yang diterima."

WHATSAPP

"Jaga lisanmu, karena puasa bukan hanya perut yang kosong."

WHATSAPP

"Pandangan yang terjaga akan menjaga kesucian puasamu."

WHATSAPP

"Perbanyak sedekah, karena pahala di Ramadan berlipat ganda."

WHATSAPP

"Jangan biarkan waktu Ramadan berlalu tanpa ibadah."

WHATSAPP

"Berbukalah dengan sederhana, jangan sampai kenyang melupakan hikmah."

WHATSAPP

"Sahur adalah berkah, jangan tinggalkan meski hanya seteguk air."

WHATSAPP

"Puasa mengajarkan kita untuk bersabar dan bersyukur."

WHATSAPP

"Ramadan adalah kesempatan emas untuk menjadi pribadi yang lebih baik."

WHATSAPP