Adab Sahur dan Berbuka

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
20 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:22:10 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas adab-adab penting dalam sahur dan berbuka puasa, mulai dari niat, waktu, doa, hingga sikap hati. Ustadz Abu Haidar menekankan bahwa sahur bukan sekadar makan sebelum subuh, melainkan ibadah yang penuh berkah. Beliau mengingatkan agar kita tidak meninggalkan sahur meskipun hanya seteguk air, karena di dalamnya terdapat keberkahan. Selain itu, berbuka puasa hendaknya dilakukan dengan kurma atau air, dan disegerakan begitu waktu maghrib tiba. Doa berbuka yang diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga harus diucapkan dengan penuh kesadaran. Kajian ini juga menyoroti pentingnya menjaga lisan dan hati saat berpuasa, agar puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendatangkan pahala dan ketakwaan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya."
— HR. Bukhari
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat, jika tidak ada maka dengan tamr (kurma kering), jika tidak ada maka dengan air."
— HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
"Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
— HR. Abu Dawud
"Puasa adalah perisai, maka janganlah berkata kotor dan berbuat bodoh."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Sahur itu berkah, jangan pernah ditinggalkan."

WHATSAPP

"Berbukalah dengan kurma, itu sunnah yang mudah."

WHATSAPP

"Segerakan berbuka, karena itu tanda cinta pada sunnah."

WHATSAPP

"Jangan biarkan lisanmu merusak pahala puasamu."

WHATSAPP

"Hati yang bersih adalah kunci puasa yang diterima."

WHATSAPP

"Jangan berlebihan saat berbuka, nanti ibadah malammu terganggu."

WHATSAPP

"Bangun sahur, dapat pahala dan kekuatan."

WHATSAPP

"Puasa bukan hanya menahan lapar, tapi juga menahan amarah."

WHATSAPP

"Perbanyak doa saat sahur, waktu itu mustajab."

WHATSAPP

"Jadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri."

WHATSAPP