Akan Seperti Apa Kita? di Sebuah Bulan yang Penuh Berkah

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
25 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:38:26 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

akan-seperti-apa-kita-di-bulan-penuh-berkah.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini mengajak kita merenungkan bagaimana seharusnya kita menyambut dan menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah. Ustadz Abu Haidar menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum perubahan diri. Kita diajak untuk tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, lisan, dan perbuatan. Bulan ini adalah madrasah iman yang melatih kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Setiap ibadah di dalamnya memiliki nilai pahala yang berlipat ganda, sehingga kita harus memaksimalkannya. Jangan sampai kita termasuk golongan yang merugi karena tidak mendapatkan ampunan di bulan mulia ini. Kajian ini juga mengingatkan bahwa kualitas Ramadan kita akan terlihat dari akhlak dan kebiasaan setelahnya. Oleh karena itu, mari kita isi Ramadan dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
— QS. Al-Baqarah: 183
"Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
— QS. Al-Baqarah: 185
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan."
— QS. Al-Qadr: 1-3
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
— Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang mendirikan shalat malam di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
— Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh."
— Hadits Riwayat Muslim
"Allah berfirman: 'Setiap amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.'"
— Hadits Qudsi Riwayat Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya."
— Hadits Riwayat Bukhari
"Sesungguhnya di dalam surga ada pintu yang disebut Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa."
— Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun."
— Hadits Riwayat Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ramadan adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali."

WHATSAPP

"Jangan biarkan Ramadan berlalu tanpa meninggalkan bekas kebaikan."

WHATSAPP

"Puasa yang sejati adalah saat seluruh anggota tubuh ikut berpuasa."

WHATSAPP

"Lisan yang terjaga adalah tanda puasa yang berkualitas."

WHATSAPP

"Hati yang bersih adalah kunci diterimanya ibadah."

WHATSAPP

"Setiap tetes keringat di malam Ramadan adalah saksi ketaatan."

WHATSAPP

"Jangan hanya mengejar pahala, tapi kejarlah ridha Allah."

WHATSAPP

"Kebiasaan baik di Ramadan harus menjadi gaya hidup."

WHATSAPP

"Memaafkan adalah amalan yang paling berat namun paling indah."

WHATSAPP

"Istiqamah setelah Ramadan adalah bukti cinta sejati kepada Allah."

WHATSAPP