Bab 5.4.1 Akibat Lebih Memprioritaskan Dunia - Fawaidul Fawaid

Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd.
30 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:15:46 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

akibat-lebih-memprioritaskan-dunia-fawaidul-fawaid.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang akibat buruk ketika seseorang lebih memprioritaskan dunia dibandingkan akhirat. Ustadz Nizar menjelaskan bahwa prioritas yang salah akan membawa dampak negatif baik di dunia maupun di akhirat. Beliau mengingatkan bahwa dunia hanyalah tempat persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah tempat tinggal yang abadi. Oleh karena itu, seorang muslim harus senantiasa menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, namun tetap mendahulukan yang lebih utama. Kajian ini juga menekankan pentingnya niat yang ikhlas dalam setiap amalan agar tidak terjebak pada orientasi duniawi semata.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah permainan dan senda gurau. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui."
— QS. Al-Ankabut: 64
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur."
— QS. At-Takatsur: 1-2
"Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."
— QS. Asy-Syu'ara: 88-89
"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat kecuali neraka."
— QS. Hud: 15-16
"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi."
— QS. Al-Qashash: 77
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk."
— QS. Al-Bayyinah: 7
"Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang beruntung."
— QS. An-Nur: 52
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka."
— QS. Hud: 113
"Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan."
— QS. An-Nahl: 128

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Dunia ini hanya persinggahan, jangan sampai kita betah dan lupa tujuan."

WHATSAPP

"Hati yang keras adalah tanda terlalu cinta dunia."

WHATSAPP

"Rezeki yang berkah lebih baik daripada rezeki yang banyak tapi tidak berkah."

WHATSAPP

"Orang yang tamak tidak akan pernah merasa cukup."

WHATSAPP

"Ketenangan hati ada pada qana'ah dan syukur."

WHATSAPP

"Penyesalan di akhirat tidak akan pernah terobati."

WHATSAPP

"Jadikan setiap langkahmu sebagai ibadah dengan niat yang benar."

WHATSAPP

"Ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi beban di akhirat."

WHATSAPP

"Jangan mencari popularitas, carilah ridha Allah."

WHATSAPP

"Akhirat adalah tujuan, dunia hanyalah wasilah."

WHATSAPP