Allah Dimana ? ○
DENGARKAN AUDIO KAJIAN
allah-dimana-ustadz-nizar-saad-jabal.mp3
Kajian ini membahas tentang keyakinan Ahlus Sunnah wal Jama'ah mengenai di manakah Allah berada, berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits. Ustadz Nizar Saad Jabal menjelaskan bahwa Allah berada di atas langit, di atas 'Arsy, dengan sifat-sifat yang sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk. Beliau juga mengkritik pemahaman kelompok yang mengatakan Allah ada di mana-mana (hulul) atau menyatu dengan alam (wahdatul wujud). Kajian ini menekankan pentingnya beriman kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah sebagaimana yang ditetapkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, serta menjauhi takwil yang menyimpang. Dengan pemahaman yang benar, seorang muslim akan semakin khusyuk dalam beribadah dan merasa diawasi oleh Allah yang Maha Tinggi.
POINTERS & CONCLUSIONS
- Allah berada di atas langit, di atas 'Arsy, sesuai dengan keagungan-Nya.
- Pertanyaan 'Allah dimana?' adalah pertanyaan akidah yang penting dan diajarkan Nabi.
- Dalil Al-Qur'an: QS. Al-A'raf: 54, QS. Thaha: 5, dan lainnya.
- Dalil hadits: hadits budak perempuan yang ditanya Rasulullah.
- Pemahaman hulul dan wahdatul wujud adalah sesat dan bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah.
- Iman kepada nama dan sifat Allah harus sesuai dengan makna lahirnya tanpa takwil.
- Doa dengan mengangkat tangan adalah bentuk pengakuan bahwa Allah di atas.
- Ajarkan akidah ini kepada anak-anak sejak dini.
- Rasa diawasi Allah (muraqabah) akan meningkat dengan keyakinan ini.
- Jauhi perdebatan yang tidak bermanfaat tentang sifat Allah.
DALIL & REFERENCES
KATA BIJAK UNTUK STATUS
"Kenali di mana Allah, agar ibadahmu lebih khusyuk."
"Allah di atas langit, bukan di mana-mana seperti sangkaan kaum sesat."
"Pertanyaan 'Di mana Allah?' adalah warisan para sahabat."
"Jangan takwil ayat-ayat sifat Allah dengan akalmu yang terbatas."
"Angkat tanganmu ke langit saat berdoa, karena Allah di atas."
"Keyakinan yang benar akan melahirkan rasa takut yang benar kepada Allah."
"Jangan biarkan anak-anakmu tumbuh tanpa tahu di mana Allah."
"Pemahaman wahdatul wujud adalah racun bagi akidah."
"Allah Maha Tinggi, tidak serupa dengan makhluk-Nya."
"Dengan yakin Allah di atas, hatimu akan tenang dalam beribadah."