Bagaimana Bertawasul yang Benar dan Sesuai Syariat

Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:04:06 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

bagaimana-bertawasul-yang-benar-dan-sesuai-syariat-ustadz-sofyan-chalid-bin-idham-ruray.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang tawasul dalam Islam, dimulai dengan pengertian tawasul secara bahasa dan istilah. Tawasul berarti mendekatkan diri kepada Allah dengan perantara amal saleh atau doa orang saleh. Ustadz Sofyan menekankan bahwa tawasul yang benar harus sesuai dengan syariat, bukan dengan perantara yang dilarang seperti meminta kepada kuburan atau orang mati. Beliau mengutip dalil dari Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 35 yang memerintahkan orang beriman untuk bertakwa dan mencari wasilah (jalan) kepada Allah. Tawasul yang dibenarkan adalah dengan nama-nama Allah yang baik, amal saleh, dan doa orang saleh yang masih hidup. Sedangkan tawasul yang dilarang adalah meminta langsung kepada makhluk yang tidak bisa memberi manfaat atau mudarat, seperti orang mati atau jin. Kajian ini juga menjelaskan perbedaan antara tawasul yang syirik dan yang tidak, serta pentingnya menjaga tauhid dalam beribadah. Ustadz Sofyan mengingatkan bahwa banyak umat Islam yang terjebak dalam praktik tawasul yang keliru karena kurangnya ilmu. Oleh karena itu, beliau mengajak untuk kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah dalam memahami tawasul.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan."
— QS. Al-Maidah: 35
"Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah tidak mampu memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan."
— QS. Al-Ankabut: 17
"Dan orang-orang yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemahlah yang disembah."
— QS. Al-Hajj: 73
"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan."
— QS. Al-Fatihah: 5
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku."
— QS. Al-Baqarah: 186
"Hadits tentang tiga orang yang masuk gua lalu berdoa dengan amal saleh mereka, sehingga Allah membukakan batu yang menutup gua."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang mati dalam keadaan meminta kepada selain Allah, maka dia mati dalam kesyirikan."
— HR. Ahmad
"Doa adalah ibadah."
— HR. Tirmidzi
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang di bawah itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya."
— QS. An-Nisa: 48
"Maka janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui."
— QS. Al-Baqarah: 22

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Tawasul bukanlah ibadah mandiri, melainkan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah."

WHATSAPP

"Niat baik tidak cukup jika caranya salah, karena ibadah harus sesuai syariat."

WHATSAPP

"Jangan sampai karena ingin dekat dengan wali, malah jauh dari Allah."

WHATSAPP

"Tawasul yang benar adalah yang mendekatkan kita kepada Allah, bukan kepada makhluk."

WHATSAPP

"Ilmu adalah kunci untuk membedakan mana tawasul yang haq dan mana yang batil."

WHATSAPP

"Meminta kepada orang mati sama saja dengan menyekutukan Allah."

WHATSAPP

"Amal saleh adalah wasilah terbaik yang bisa kita persembahkan kepada Allah."

WHATSAPP

"Jangan mudah terpengaruh oleh tradisi yang tidak berdasar dalil."

WHATSAPP

"Tawasul dengan doa orang saleh yang hidup adalah rahmat, bukan syirik."

WHATSAPP

"Kembalilah kepada Al-Qur'an dan Sunnah dalam setiap ibadah, termasuk tawasul."

WHATSAPP