Menjelang Kematian

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 34:43 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang persiapan menghadapi kematian, sebuah topik yang sering dilupakan namun sangat penting bagi setiap Muslim. Ustadz Ammi Nur Baits mengingatkan bahwa kematian adalah kepastian yang tidak bisa dihindari, dan kita harus selalu siap menghadapinya dengan iman dan amal saleh. Beliau menekankan pentingnya memperbanyak taubat, menjaga hubungan dengan Allah, dan memperbaiki kualitas ibadah. Kajian ini juga mengupas tanda-tanda kematian yang baik (husnul khatimah) dan bagaimana cara meraihnya. Selain itu, beliau memberikan nasihat praktis tentang bagaimana memanfaatkan waktu sebelum ajal tiba, termasuk memperbanyak dzikir, sedekah, dan doa. Setiap Muslim dianjurkan untuk tidak menunda-nunda amal kebaikan dan selalu introspeksi diri. Kematian bukanlah akhir, melainkan pintu menuju kehidupan abadi di akhirat. Oleh karena itu, persiapan terbaik adalah dengan meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak bekal amal saleh.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."
— QS. Ali Imran: 185
"Dan Kami tidak memberikan kehidupan abadi kepada seorang manusia pun sebelummu; apabila kamu meninggal, apakah mereka akan kekal?"
— QS. Al-Anbiya: 34
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa."
— QS. Ali Imran: 133
"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia tidak akan dirugikan."
— QS. Hud: 15
"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya."
— QS. Al-Baqarah: 82
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah di jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan."
— QS. Al-Maidah: 35
"Dan janganlah sekali-kali orang-orang yang kafir itu mengira bahwa Kami memberi tangguh kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan."
— QS. Ali Imran: 178
"Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 7
"Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 8

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Kematian adalah guru terbaik yang sering dilupakan."

WHATSAPP

"Jangan menunggu tua untuk bertaubat, karena ajal tak kenal usia."

WHATSAPP

"Setiap detik yang berlalu adalah potongan umur yang tak akan kembali."

WHATSAPP

"Husnul khatimah bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari usaha."

WHATSAPP

"Dunia adalah ladang akhirat, maka tanamlah amal sebanyak-banyaknya."

WHATSAPP

"Sakaratul maut akan terasa ringan bagi yang terbiasa berdzikir."

WHATSAPP

"Kematian orang lain adalah pengingat, kematian kita adalah kepastian."

WHATSAPP

"Jangan sibuk dengan dunia hingga lupa bahwa kematian menanti."

WHATSAPP

"Amal kecil yang istiqamah lebih baik daripada amal besar yang terputus."

WHATSAPP

"Kuburan adalah tempat peristirahatan pertama menuju akhirat."

WHATSAPP