Bersegeralah dalam Beramal

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:03:22 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas tentang pentingnya bersegera dalam beramal saleh, terutama di tengah keterbatasan waktu dan usia yang tidak diketahui. Ustadz Firanda mengingatkan bahwa manusia sering menunda-nunda kebaikan karena merasa masih punya banyak waktu, padahal kematian bisa datang kapan saja. Beliau mengutip firman Allah dalam QS. Al-Mu'minun ayat 61 yang memuji orang-orang yang bersegera dalam kebaikan. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa setan selalu membisikkan penundaan, sementara Allah memerintahkan untuk segera beramal. Kajian ini juga menyoroti contoh-contoh dari para sahabat yang sangat antusias dalam beramal, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq yang selalu mendahului dalam kebaikan. Ustadz Firanda juga mengingatkan bahwa amal yang ditunda bisa hilang kesempatannya karena uzur atau kematian. Beliau menutup dengan nasihat agar kita memanfaatkan waktu muda, sehat, dan lapang sebelum datang masa tua, sakit, dan sempit.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk."
— QS. Al-Bayyinah: 7
"Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan."
— QS. Al-Baqarah: 148
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi."
— QS. Ali Imran: 133
"Mereka itu bersegera dalam kebaikan, dan merekalah orang-orang yang mendahului."
— QS. Al-Mu'minun: 61
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 7
"Dan janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu: 'Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi', kecuali (dengan menyebut) 'Insya Allah'."
— QS. Al-Kahfi: 23-24
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan apa yang di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal."
— QS. Al-Qashash: 60
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang mendapatkan apa yang diniatkannya."
— Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
"Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, lapangmu sebelum sempitmu, dan hidupmu sebelum matimu."
— Hadits Riwayat Hakim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan tunda amal kebaikan, karena kematian tidak pernah menunda kedatangannya."

WHATSAPP

"Setan selalu membisikkan 'nanti saja', padahal 'nanti' belum tentu ada."

WHATSAPP

"Satu amal yang segera lebih berharga dari seribu amal yang ditunda."

WHATSAPP

"Waktu muda adalah waktu terbaik untuk mengumpulkan pahala."

WHATSAPP

"Kesibukan dunia bukan alasan, karena rezeki sudah diatur Allah."

WHATSAPP

"Jadilah seperti Abu Bakar, yang tidak pernah ragu untuk beramal."

WHATSAPP

"Amal yang ditunda bisa menjadi penyesalan yang abadi."

WHATSAPP

"Manfaatkan sehatmu sebelum sakitmu, karena sakit bisa menghalangi ibadah."

WHATSAPP

"Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, karena sedekah justru mendatangkan rezeki."

WHATSAPP

"Hidup ini singkat, jangan habiskan dengan menunda-nunda kebaikan."

WHATSAPP