Bid'ah dalam Agama! Mengapa Amalan Bisa Tertolak

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 51:01 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang bahaya bid'ah dalam agama dan bagaimana amalan yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bisa tertolak. Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. menjelaskan bahwa bid'ah adalah setiap amalan yang diada-adakan dalam urusan agama tanpa ada dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah. Beliau menekankan pentingnya mengikuti sunnah dan menjauhi perkara baru yang tidak dicontohkan. Kajian ini mengingatkan bahwa amalan yang diterima harus ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Nabi. Banyak orang yang beramal namun amalnya tertolak karena tidak sesuai dengan syariat. Oleh karena itu, umat Islam harus berhati-hati dalam beribadah dan selalu merujuk pada dalil yang shahih.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu yang baru dalam urusan kami ini yang bukan bagian darinya, maka amalannya tertolak."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Setiap bid'ah adalah sesat dan setiap kesesatan tempatnya di neraka."
— HR. Muslim
"Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu."
— QS. Al-Maidah: 3
"Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih."
— QS. An-Nur: 63
"Katakanlah: 'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.'"
— QS. Ali Imran: 31
"Sesungguhnya Allah tidak menerima amalan kecuali yang ikhlas karena-Nya dan sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka amalannya tertolak."
— HR. Muslim
"Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah; dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah."
— QS. Al-Hasyr: 7
"Sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh ia telah mencintaiku, dan barangsiapa yang mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga."
— HR. Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan sampai kita rajin beribadah namun amalan kita tertolak karena bid'ah."

WHATSAPP

"Agama Islam sudah sempurna, tidak perlu ditambah-tambah dengan amalan baru."

WHATSAPP

"Setiap inovasi dalam ibadah adalah bentuk pengingkaran terhadap kesempurnaan Islam."

WHATSAPP

"Niat baik tidak menjamin amalan diterima jika caranya salah."

WHATSAPP

"Jangan hanya mengikuti tradisi atau perasaan tanpa dalil."

WHATSAPP

"Bid'ah bisa membuat seseorang merasa lebih baik dari orang lain, sehingga timbul kesombongan."

WHATSAPP

"Jangan sampai kita diam saja dan membiarkan kesesatan menyebar."

WHATSAPP

"Sunnah itu sudah jelas dan mudah, sedangkan bid'ah seringkali terlihat indah namun menyesatkan."

WHATSAPP

"Jangan mudah terpengaruh dengan amalan yang viral atau populer tanpa dasar dalil."

WHATSAPP

"Introspeksi diri dan perbaiki amalan kita sebelum semuanya terlambat."

WHATSAPP