Buah Manis Mengimani Nama Allah Asy-Syafiy

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 40:41 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas tentang keindahan dan buah manis dari mengimani nama Allah Asy-Syafiy, yaitu Yang Maha Menyembuhkan. Ustadz Abdullah Zaen menjelaskan bahwa keyakinan kepada Allah sebagai satu-satunya pemberi kesembuhan harus tertanam dalam hati, karena segala penyakit baik fisik maupun hati hanya bisa disembuhkan oleh-Nya. Beliau mengingatkan bahwa manusia hanya bisa berusaha dengan ikhtiar medis, namun kesembuhan sejati datang dari Allah. Kajian ini juga mengupas bagaimana iman kepada Asy-Syafiy mendorong kita untuk selalu bertawakal, berdoa, dan tidak bergantung pada makhluk. Dengan memahami nama ini, seorang muslim akan merasakan ketenangan dalam menghadapi ujian sakit, serta termotivasi untuk menjaga kesehatan sebagai amanah. Dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits dikuatkan untuk menegaskan bahwa kesembuhan adalah hak prerogatif Allah. Selain itu, disampaikan nasihat-nasihat praktis agar kita senantiasa memohon kesembuhan hanya kepada-Nya dan menjauhi praktik perdukunan atau pengobatan yang syirik. Kajian ini sangat relevan bagi siapa saja yang sedang diuji dengan penyakit, agar tidak putus asa dan tetap optimis dalam rahmat Allah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku."
— QS. Asy-Syu'ara: 80
"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."
— QS. Al-Isra: 82
"Barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
— QS. At-Talaq: 3
"Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan Dia juga menurunkan obatnya."
— HR. Bukhari
"Setiap penyakit ada obatnya, maka apabila obat itu mengenai penyakit, akan sembuh dengan izin Allah."
— HR. Muslim
"Sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya, diketahui oleh yang mengetahui dan tidak diketahui oleh yang tidak mengetahui."
— HR. Ahmad
"Berobatlah kalian, karena Allah tidak menetapkan suatu penyakit kecuali menetapkan pula obatnya, kecuali satu penyakit yaitu tua."
— HR. Tirmidzi
"Doa adalah obat yang paling ampuh."
— Hadits Riwayat Ibnu Majah
"Tidak ada suatu penyakit yang menimpa seorang muslim, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daunnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya besarnya pahala tergantung besarnya ujian. Dan jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka."
— HR. Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Kesembuhan sejati hanya datang dari Allah, bukan dari obat atau dokter."

WHATSAPP

"Sakit adalah ujian yang bisa meninggikan derajatmu di sisi-Nya."

WHATSAPP

"Jangan pernah bergantung pada makhluk, karena mereka hanya perantara."

WHATSAPP

"Doa adalah senjata orang beriman, jangan pernah tinggalkan saat sakit."

WHATSAPP

"Penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit fisik, karena bisa menghancurkan amal."

WHATSAPP

"Tawakal bukan berarti pasrah, tapi berusaha lalu berserah diri."

WHATSAPP

"Al-Qur'an adalah obat bagi hati yang gundah dan gelisah."

WHATSAPP

"Sabar dalam sakit adalah ibadah yang pahalanya besar."

WHATSAPP

"Jangan biarkan penyakit membuatmu lupa pada Sang Pemberi Kesembuhan."

WHATSAPP

"Optimislah, karena rahmat Allah lebih luas dari segala penyakit."

WHATSAPP

"Setiap penyakit ada obatnya, kecuali kematian yang sudah pasti."

WHATSAPP

"Kebersihan hati adalah kunci agar doa dikabulkan."

WHATSAPP

"Jangan mengeluh berlebihan, karena itu mengurangi pahala sabar."

WHATSAPP

"Ikhtiar maksimal, lalu serahkan hasilnya pada Allah."

WHATSAPP

"Sakit adalah pengingat bahwa kita lemah dan butuh Allah."

WHATSAPP