Fiqih Bulan Rajab

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:10:47 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas fiqih seputar bulan Rajab, termasuk keutamaan, amalan yang dianjurkan, dan hal-hal yang perlu dihindari. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa Rajab adalah salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan menjauhi maksiat. Namun, beliau juga mengingatkan agar tidak berlebihan dalam mengkhususkan amalan tertentu tanpa dalil yang shahih. Kajian ini memberikan panduan praktis bagi umat Islam dalam menyikapi bulan Rajab sesuai sunnah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram."
— QS. At-Taubah: 36
"Barangsiapa yang berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Setiap amalan anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat."
— HR. Muslim
"Janganlah kalian mengkhususkan malam Jumat dengan shalat tertentu di antara malam-malam lainnya."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan kami ini yang bukan darinya, maka ia tertolak."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan sia-siakan bulan mulia ini dengan maksiat."

WHATSAPP

"Perbanyak istighfar, karena dosa kita tak terhitung."

WHATSAPP

"Amalan kecil yang ikhlas lebih baik dari amalan besar yang riya."

WHATSAPP

"Ilmu adalah kunci agar ibadah kita diterima."

WHATSAPP

"Jangan mudah terpengaruh tradisi yang tidak berdasar."

WHATSAPP

"Setiap langkah menuju kebaikan akan dibalas Allah."

WHATSAPP

"Rajab adalah waktu tepat untuk memperbaiki shalat."

WHATSAPP

"Sedekah di bulan haram pahalanya berlipat."

WHATSAPP

"Jadikan Rajab sebagai batu loncatan menuju Ramadhan."

WHATSAPP

"Konsistensi dalam ibadah lebih utama dari intensitas sesaat."

WHATSAPP