Hari Tasyrik, Makan, Minum dan Berdzikir

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.
17 June 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 25:16 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas tentang hari tasyrik, yaitu tiga hari setelah Idul Adha (11, 12, 13 Dzulhijjah). Hari tasyrik adalah hari yang penuh berkah, di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak makan, minum, dan berdzikir kepada Allah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa pada hari-hari tersebut, kita tidak boleh berpuasa, melainkan menikmati nikmat Allah dengan bersyukur dan memperbanyak ibadah. Dzikir yang dianjurkan antara lain takbir, tahmid, tahlil, dan doa-doa lainnya. Kajian ini juga mengingatkan agar kita tidak melupakan makna spiritual di balik perayaan, yaitu mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah."
— HR. Muslim no. 1142
"Rasulullah melarang puasa pada hari tasyrik."
— HR. Bukhari no. 1997
"Perbanyaklah takbir pada hari tasyrik."
— QS. Al-Baqarah: 203
"Hari tasyrik adalah hari raya umat Islam."
— HR. Abu Dawud no. 2419
"Dzikir kepada Allah lebih utama dari segala sesuatu."
— QS. Al-Ankabut: 45

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Hari tasyrik adalah hari untuk bersyukur, bukan bersedih."

WHATSAPP

"Jangan biarkan hari tasyrik berlalu tanpa dzikir."

WHATSAPP

"Makan dan minumlah, tapi jangan lupa mengingat Allah."

WHATSAPP

"Kegembiraan duniawi harus diimbangi dengan dzikir."

WHATSAPP

"Hari tasyrik mengajarkan kita untuk menikmati nikmat Allah."

WHATSAPP

"Dzikir adalah obat hati yang paling ampuh."

WHATSAPP

"Jangan sia-siakan hari tasyrik dengan maksiat."

WHATSAPP

"Syukur bukan hanya dengan lisan, tapi juga dengan perbuatan."

WHATSAPP

"Hari tasyrik adalah hari raya, maka rayakan dengan ibadah."

WHATSAPP

"Perbanyak istighfar di hari tasyrik, karena Allah Maha Pengampun."

WHATSAPP