Hukum Memakai Jimat

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
01 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:14:35 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

hukum-memakai-jimat-2-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas secara mendalam tentang hukum memakai jimat dalam Islam, dengan fokus pada bahaya syirik dan langkah-langkah praktis untuk menjauhinya. Ustadz Abu Haidar As Sundawy menjelaskan bahwa jimat, dalam berbagai bentuknya, seringkali menjadi pintu masuk kesyirikan karena menggantungkan keyakinan pada selain Allah. Beliau menguraikan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits yang melarang praktik tersebut, serta memberikan nasihat agar umat Islam senantiasa bertawakal hanya kepada Allah. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendidikan tauhid dalam keluarga dan masyarakat untuk membentengi diri dari keyakinan yang menyimpang.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan hanya Allah yang memberi petunjuk dan perlindungan."
— QS. Al-Mu'minun: 71
"Siapa yang menggantungkan jimat, maka Allah tidak akan menyempurnakan urusannya."
— HR. Ahmad
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik."
— QS. An-Nisa: 48
"Katakanlah: 'Wahai hamba-Ku yang melampaui batas, janganlah berputus asa dari rahmat Allah.'"
— QS. Az-Zumar: 53

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan biarkan hatimu bergantung pada benda mati, karena hanya Allah yang hidup dan kekal."

WHATSAPP

"Kesyirikan dimulai dari keyakinan yang salah terhadap sesuatu selain Allah."

WHATSAPP

"Tawakal bukan berarti pasrah, tapi berusaha lalu berserah diri."

WHATSAPP

"Jimat tidak akan pernah bisa menolak takdir yang sudah ditetapkan."

WHATSAPP

"Ilmu tauhid adalah benteng terkuat dari segala bentuk kesesatan."

WHATSAPP

"Jangan mudah percaya pada klaim keberuntungan dari benda-benda."

WHATSAPP

"Doa adalah senjata orang mukmin, bukan jimat."

WHATSAPP

"Ketenangan hati hanya didapat dengan mengingat Allah."

WHATSAPP

"Syirik adalah dosa yang membuat amal lain menjadi sia-sia."

WHATSAPP

"Perbaiki akidahmu, maka Allah akan memperbaiki hidupmu."

WHATSAPP