Inilah Fakta Tragedi Asyuro yang Jarang Diketahui Ustadz Ammi Nur Baits

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
19 August 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:02:35 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini mengupas fakta-fakta di balik peristiwa Asyuro, khususnya tragedi terbunuhnya Husain bin Ali di Karbala. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa Asyuro sering disalahpahami sebagai hari berkabung, padahal dalam Islam hari itu memiliki keutamaan puasa sunnah. Beliau mengajak umat untuk memahami sejarah secara proporsional, tidak berlebihan dalam mengekspresikan duka, dan tetap berpegang pada sunnah Nabi. Kajian ini juga mengingatkan agar tidak terjebak pada ritual-ritual yang tidak diajarkan dalam Islam, seperti mencaci maki atau menyakiti diri sendiri. Dengan memahami fakta yang benar, diharapkan umat bisa mengambil pelajaran dan meningkatkan keimanan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Puasa Asyuro dapat menghapus dosa setahun yang lalu."
— HR. Muslim no. 1162
"Barangsiapa yang berpuasa pada hari Asyuro, maka dosanya setahun yang lalu diampuni."
— HR. Muslim no. 1162
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai."
— QS. Ali Imran: 103
"Sesungguhnya orang-orang yang sabar akan diberi pahala tanpa batas."
— QS. Az-Zumar: 10
"Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
— QS. At-Talaq: 3
"Tidak termasuk golongan kami orang yang memukul-mukul pipi, merobek saku, dan berteriak-teriak seperti seruan jahiliyah."
— HR. Bukhari no. 1294
"Janganlah kamu berkata tentang orang yang terbunuh di jalan Allah (bahwa) mereka telah mati. Sebenarnya mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya."
— QS. Al-Baqarah: 154
"Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah."
— QS. Sad: 26
"Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad SAW."
— HR. Muslim no. 867
"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan kami ini yang bukan bagian darinya, maka ia tertolak."
— HR. Bukhari no. 2697

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan jadikan sejarah sebagai alat untuk memecah belah persatuan umat."

WHATSAPP

"Kesedihan yang berlebihan tidak akan mengembalikan mereka yang telah pergi."

WHATSAPP

"Ibadah yang benar adalah obat bagi hati yang terluka."

WHATSAPP

"Keteguhan iman lebih berharga daripada sekadar meratapi nasib."

WHATSAPP

"Sabar dalam menghadapi cobaan adalah kunci meraih ridha Allah."

WHATSAPP

"Jangan biarkan dendam masa lalu menghalangi langkah kita menuju kebaikan."

WHATSAPP

"Setiap tetes air mata yang sia-sia akan menjadi penyesalan di akhirat."

WHATSAPP

"Ambillah hikmah dari setiap peristiwa, niscaya hatimu akan tenang."

WHATSAPP

"Keberanian sejati adalah tetap berpegang pada kebenaran meski sendirian."

WHATSAPP

"Muharram adalah bulan mulia, isilah dengan amal, bukan dengan ratapan."

WHATSAPP