Kitab Al-Kaba'ir Dosa ke

Ustadz Najmi Umar Bakkar
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:38:45 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas dosa ke-50 dalam Kitab Al-Kaba'ir karya Imam Adz-Dzahabi, yaitu dosa memutus tali silaturahmi. Ustadz Najmi Umar Bakkar menjelaskan bahwa memutus silaturahmi termasuk dosa besar yang diancam dengan putusnya rahmat Allah dan tidak masuk surga. Beliau menguraikan bahwa silaturahmi bukan sekadar hubungan darah, tetapi juga hubungan kekerabatan yang harus dijaga meskipun ada perbedaan atau konflik. Dalil dari Al-Qur'an dan hadits menunjukkan bahwa Allah memerintahkan untuk menyambung tali silaturahmi dan melarang memutuskannya. Implikasi praktisnya, setiap muslim harus berusaha menjaga hubungan baik dengan keluarga, bahkan jika mereka berbuat salah. Kajian ini juga menekankan bahwa memutus silaturahmi bisa menyebabkan doa tidak dikabulkan dan rezeki terhambat. Oleh karena itu, penting untuk selalu memaafkan dan mendahulukan inisiatif menyambung hubungan. Ustadz Najmi juga mengingatkan bahwa silaturahmi tidak hanya dengan kunjungan fisik, tetapi juga melalui telepon, pesan, atau bantuan materi. Kesimpulannya, menjaga silaturahmi adalah kunci mendapatkan rahmat dan keberkahan hidup.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah dan ditulikan telinga mereka serta dibutakan penglihatan mereka."
— QS. Muhammad (47): 22-23
"Dan orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan dan berbuat kerusakan di muka bumi, mereka itulah orang-orang yang mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk."
— QS. Ar-Ra'd (13): 25
"Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi."
— HR. Bukhari no. 5984
"Silaturahmi itu tergantung di Arsy, lalu berkata: 'Barangsiapa menyambungku, Allah akan menyambungnya; barangsiapa memutusku, Allah akan memutusnya.'"
— HR. Muslim no. 2554
"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi."
— HR. Bukhari no. 5985

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan biarkan gengsi memutus tali kasih keluarga."

WHATSAPP

"Silaturahmi adalah jembatan rezeki yang tak terlihat."

WHATSAPP

"Maafkanlah sebelum diminta maaf, niscaya hati akan lapang."

WHATSAPP

"Hubungan keluarga adalah investasi akhirat yang tak ternilai."

WHATSAPP

"Satu telepon bisa menyambung kembali cinta yang retak."

WHATSAPP

"Jangan tunggu lebaran untuk menyapa saudaramu."

WHATSAPP

"Kebaikan kecil pada keluarga bisa menjadi pahala besar."

WHATSAPP

"Acuh tak acuh adalah racun bagi silaturahmi."

WHATSAPP

"Rezeki tidak akan turun jika silaturahmi terputus."

WHATSAPP

"Mulailah menyapa, meski hanya dengan senyuman."

WHATSAPP