Kenapa Dilarang Pakai Handuk Setelah Wudhu – Ustadz Ammi Nur Baits

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 55:06 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas larangan menggunakan handuk setelah wudhu menurut pandangan sebagian ulama. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa larangan ini didasarkan pada hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka mengeringkan anggota wudhu dengan handuk. Namun, beliau juga menekankan bahwa hukumnya tidak sampai haram, melainkan makruh atau tidak dianjurkan. Praktik ini dianggap menyelisihi sunnah karena air wudhu yang tersisa dianggap memiliki keutamaan. Kajian ini mengajak umat untuk lebih teliti dalam memahami dalil dan tidak mudah menghukumi sesuatu tanpa ilmu yang cukup.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki kain khusus untuk mengeringkan badan setelah wudhu."
— HR. Muslim, dari Aisyah radhiyallahu 'anha
"Umatku akan datang pada hari kiamat dengan tanda putih pada anggota wudhu."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang mendapatkan sesuai niatnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, maka dosa-dosanya keluar dari tubuhnya hingga keluar dari bawah kukunya."
— HR. Muslim
"Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki, dan saling membelakangi. Jadilah hamba Allah yang bersaudara."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan mudah menghukumi sesuatu tanpa ilmu yang cukup."

WHATSAPP

"Air wudhu adalah cahaya, jangan sia-siakan dengan tergesa-gesa."

WHATSAPP

"Perbedaan pendapat adalah rahmat, bukan alasan untuk berpecah."

WHATSAPP

"Fokuslah pada ibadah yang lebih utama, jangan sibuk dengan hal furu'."

WHATSAPP

"Ilmu adalah kunci agar ibadah kita diterima."

WHATSAPP

"Sunnah itu indah, tapi jangan sampai memberatkan diri."

WHATSAPP

"Niat yang benar lebih utama daripada sekadar praktik lahiriah."

WHATSAPP

"Toleransi dalam khilafiyah adalah cermin kedewasaan beragama."

WHATSAPP

"Jangan biarkan perbedaan kecil merusak ukhuwah Islamiyah."

WHATSAPP

"Setiap amal harus didasari ilmu, bukan sekadar ikut-ikutan."

WHATSAPP