Kenapa Ibnu Taimiyah Banyak Diserang? Ini Faktanya!

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
24 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 37:38 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas alasan mengapa Ibnu Taimiyah sering menjadi sasaran serangan, baik dari kalangan orientalis, kelompok sesat, maupun sebagian umat Islam yang tidak sepaham. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa serangan tersebut muncul karena pemikiran Ibnu Taimiyah yang tegas dalam membela akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, terutama dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, dan bantahan terhadap bid'ah. Beliau juga menekankan bahwa kritik terhadap Ibnu Taimiyah seringkali didasari oleh ketidakpahaman atau misinformasi, bukan karena kesalahan ilmiah yang nyata. Kajian ini mengajak umat untuk bersikap adil dan objektif dalam menilai ulama besar seperti Ibnu Taimiyah, serta mengambil manfaat dari karya-karyanya yang sarat dalil.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
— QS. At-Taubah [9]: 71
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."
— QS. Al-Hujurat [49]: 6
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya."
— QS. Al-Isra' [17]: 36
"Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya."
— QS. Al-Kahfi [18]: 17
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara."
— QS. Ali Imran [3]: 103

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan mudah menuduh ulama tanpa ilmu, karena itu bisa menjerumuskan pada dosa."

WHATSAPP

"Kebenaran seringkali mendapat perlawanan, tetapi tetap harus ditegakkan."

WHATSAPP

"Ilmu yang benar akan selalu dibela oleh para ulama yang ikhlas."

WHATSAPP

"Serangan terhadap ulama adalah ujian bagi umat untuk tetap berpegang pada kebenaran."

WHATSAPP

"Jadilah orang yang adil, jangan fanatik buta terhadap siapa pun."

WHATSAPP

"Karya ulama besar adalah warisan berharga yang harus kita pelajari."

WHATSAPP

"Kritik yang membangun adalah baik, tetapi fitnah adalah dosa besar."

WHATSAPP

"Ketegasan dalam akidah bukanlah kekerasan, melainkan bentuk kasih sayang pada umat."

WHATSAPP

"Jangan biarkan misinformasi merusak pandangan kita terhadap ulama."

WHATSAPP

"Ambillah hikmah dari setiap perbedaan, dan kembalilah pada Al-Qur'an dan Sunnah."

WHATSAPP