Kesesatan Syi'ah ○
DENGARKAN AUDIO KAJIAN
kesesatan-syiah-ustadz-maududi-abdullah.mp3
Kajian ini membahas secara mendalam tentang kesesatan ajaran Syi'ah dari perspektif Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Ustadz Maududi Abdullah menjelaskan berbagai penyimpangan akidah, sejarah, dan praktik ibadah yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Beliau menekankan pentingnya memahami perbedaan mendasar antara Sunni dan Syi'ah agar umat Islam tidak terjerumus ke dalam kesesatan. Kajian ini juga mengupas tentang sikap Syi'ah terhadap para sahabat Nabi, konsep imamah, dan keyakinan mereka tentang Al-Qur'an. Dengan dalil-dalil yang kuat, pemateri mengajak hadirin untuk kembali kepada pemahaman Islam yang murni berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih.
POINTERS & CONCLUSIONS
- Syi'ah bukan mazhab, melainkan aliran sesat yang keluar dari Islam.
- Mereka meyakini Al-Qur'an telah diubah dan tidak lengkap.
- Imamah dijadikan rukun iman, imam dianggap maksum.
- Syi'ah membenci dan melaknat sahabat Nabi.
- Praktik ibadah mereka penuh bid'ah, seperti nikah mut'ah dan menyakiti diri.
- Cinta Ahlul Bait harus sesuai syariat, tidak berlebihan.
- Umat Islam harus waspada terhadap propaganda Syi'ah.
- Keselamatan hanya pada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman salaf.
- Sejarah Syi'ah dipelopori oleh Abdullah bin Saba' (Yahudi).
- Tegas dalam akidah, namun bijak dalam berdakwah.
DALIL & REFERENCES
KATA BIJAK UNTUK STATUS
"Cinta kepada Ahlul Bait harus sesuai tuntunan syariat, bukan dengan cara yang berlebihan."
"Jangan mudah terpengaruh oleh propaganda Syi'ah yang membungkus diri dengan cinta Ahlul Bait."
"Pelajarilah sejarah dengan benar agar tidak tertipu oleh narasi-narasi palsu."
"Kepemimpinan dalam Islam didasarkan pada musyawarah, bukan wasiat ilahi."
"Al-Qur'an yang ada saat ini adalah murni dan terjaga, tidak ada perubahan sedikit pun."
"Mencaci sahabat berarti mencaci Nabi, karena mereka adalah orang-orang terbaik setelah Nabi."
"Jagalah lisan dan hati dari kebencian terhadap sahabat, teladanilah akhlak mulia mereka."
"Beribadahlah sesuai tuntunan Nabi, jangan mengada-ada dengan bid'ah."
"Keselamatan umat Islam hanya ada pada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih."
"Tegaslah dalam akidah, namun tetaplah bijak dan santun dalam berdakwah."