Ketika Harta Melimpah

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:16:43 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang bagaimana sikap seorang muslim ketika Allah melimpahkan harta kepadanya. Ustadz Abu Haidar As Sundawy mengingatkan bahwa harta adalah ujian, bukan tujuan hidup. Banyak orang yang ketika miskin sabar, tetapi ketika kaya lupa diri. Maka penting untuk menjaga hati agar tetap rendah hati dan dermawan. Kajian ini juga menekankan pentingnya zakat, sedekah, dan tidak tenggelam dalam gemerlap dunia. Harta yang melimpah harus dikelola dengan syariat agar menjadi berkah. Jangan sampai harta menjadi fitnah yang menjauhkan dari Allah. Ustadz juga mengingatkan bahwa rezeki yang halal akan dihisab, apalagi yang haram akan diazab. Oleh karena itu, perbanyak syukur dan infak di jalan Allah. Kajian ditutup dengan nasihat agar harta digunakan untuk bekal akhirat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik untuk menjadi harapan."
— QS. Al-Kahfi: 46
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
— QS. An-Nisa: 32
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
— QS. Al-Baqarah: 261
"Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berilah kabar gembira kepada mereka dengan azab yang pedih."
— QS. At-Taubah: 34
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur."
— QS. At-Takatsur: 1-2
"Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik."
— QS. Saba': 39
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia."
— QS. Al-Hadid: 18
"Dan janganlah kamu menjadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (kikir) dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya (boros) agar kamu tidak menjadi tercela dan menyesal."
— QS. Al-Isra: 29
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
— QS. At-Talaq: 2-3
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi."
— QS. Al-Munafiqun: 9

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Harta yang melimpah jangan membuatmu lupa pada Yang Memberi."

WHATSAPP

"Syukur bukan hanya di lisan, tapi di tangan yang memberi."

WHATSAPP

"Rendah hati adalah mahkota orang kaya yang bijak."

WHATSAPP

"Jangan bangga dengan harta, banggalah dengan amal."

WHATSAPP

"Sedekah diam-diam lebih indah dari pamer kekayaan."

WHATSAPP

"Hidup sederhana bukan berarti miskin, tapi bijak."

WHATSAPP

"Harta adalah titipan, gunakan untuk kebaikan."

WHATSAPP

"Jangan takut miskin karena bersedekah, Allah Maha Kaya."

WHATSAPP

"Kemewahan dunia hanya sementara, amal jariyah abadi."

WHATSAPP

"Qana'ah membuatmu kaya meski sedikit harta."

WHATSAPP