Tabligh Akbar Kewajiban Mengikuti Manhaj Para Sahabat

Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:53:40 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang kewajiban setiap muslim untuk mengikuti manhaj (jalan) para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Ustadz Abdul Hakim menekankan bahwa pemahaman Islam yang benar hanya bisa diperoleh dengan merujuk kepada pemahaman para sahabat, karena merekalah generasi terbaik yang mendapat bimbingan langsung dari Rasulullah. Beliau mengingatkan bahwa banyak kelompok yang menyimpang karena meninggalkan manhaj sahabat dan lebih mengutamakan akal atau tokoh tertentu. Dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits dikemukakan untuk menunjukkan keutamaan sahabat dan perintah untuk mengikuti jejak mereka. Kajian ini juga menyoroti pentingnya berpegang teguh pada sunnah dan menjauhi bid'ah. Ustadz Abdul Hakim memberikan nasihat praktis agar kaum muslimin senantiasa belajar dari ulama yang berpegang pada manhaj salaf. Beliau juga mengingatkan bahwa keselamatan agama terletak pada mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman sahabat. Kajian ditutup dengan doa agar Allah memberikan taufiq kepada kita semua untuk istiqamah di atas manhaj yang benar.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar."
— QS. At-Taubah: 100
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para sahabat), kemudian orang-orang setelahnya (tabi'in), kemudian orang-orang setelahnya (tabi'ut tabi'in)."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada pemimpin) walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak Habsyi. Karena barangsiapa di antara kalian yang hidup setelahku, ia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib atas kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru (dalam agama), karena setiap bid'ah adalah sesat."
— HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah
"Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya: Siapa mereka wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Mereka yang mengikuti apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnya."
— HR. Tirmidzi dan Hakim
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka."
— HR. Abu Dawud
"Janganlah kalian duduk-duduk bersama setiap orang yang mengajak kepada hawa nafsu, karena aku khawatir dia akan menyeret kalian ke dalam kesesatan."
— HR. Abu Dawud
"Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu dengan sekali cabut dari hamba, tetapi Dia mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. Sehingga apabila tidak tersisa seorang alim, manusia akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh. Lalu mereka ditanya dan mereka berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan kami ini yang bukan bagian darinya, maka perkara itu tertolak."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya di antara kalian."
— HR. Tirmidzi
"Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Keselamatan agama ada pada mengikuti jejak para sahabat."

WHATSAPP

"Jangan biarkan akalmu menjadi hakim atas wahyu."

WHATSAPP

"Cinta kepada sahabat adalah tanda cinta kepada Nabi."

WHATSAPP

"Bid'ah adalah pintu menuju kesesatan yang nyata."

WHATSAPP

"Ilmu tanpa sanad akan membawa pada kesalahan."

WHATSAPP

"Jadilah seperti sahabat, bukan seperti orang yang mengaku sahabat."

WHATSAPP

"Kejujuran sahabat adalah cermin bagi kita."

WHATSAPP

"Kesabaran sahabat dalam berjuang patut diteladani."

WHATSAPP

"Jangan mudah terpesona dengan popularitas, carilah kebenaran."

WHATSAPP

"Dunia ini fana, jangan sampai melalaikanmu dari sunnah."

WHATSAPP