Kitab Tauhid #36 "tentang Riya"

Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:17:26 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

kitab-tauhid-36-tentang-riya.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang riya, yaitu melakukan ibadah dengan tujuan agar dilihat dan dipuji manusia, bukan karena Allah. Riya termasuk syirik kecil yang sangat berbahaya karena dapat menghapus pahala amal. Ustadz Sofyan menjelaskan definisi riya, dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits, serta cara-cara untuk menghindarinya. Beliau menekankan pentingnya ikhlas dalam setiap amalan dan mengingatkan bahwa riya adalah penyakit hati yang harus diobati dengan ilmu dan mujahadah. Kajian ini juga membahas perbedaan antara riya dan sum'ah, serta contoh-contoh riya dalam kehidupan sehari-hari. Ustadz Sofyan memberikan nasihat praktis untuk menjaga keikhlasan, seperti menyembunyikan amal kebaikan dan selalu mengingat bahwa Allah Maha Melihat. Beliau juga mengutip beberapa ayat Al-Qur'an dan hadits yang berkaitan dengan riya, serta perkataan ulama salaf tentang bahaya riya. Kajian diakhiri dengan doa agar dijauhkan dari riya dan diberikan keikhlasan dalam beribadah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
— QS. Al-Kahfi: 110
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia."
— QS. Al-Baqarah: 264
"Aku adalah yang paling tidak butuh sekutu. Barangsiapa yang melakukan suatu amal dengan menyekutukan-Ku dengan selain-Ku, maka Aku tinggalkan dia dan sekutunya."
— Hadits Qudsi riwayat Muslim
"Sesungguhnya yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik kecil, yaitu riya."
— HR. Ahmad dan Thabrani
"Allah tidak akan menerima amal yang dicampuri dengan riya walaupun sedikit."
— Hadits riwayat Ibnu Majah
"Riya adalah syirik yang samar."
— HR. Ibnu Khuzaimah
"Barangsiapa yang beramal karena ingin didengar manusia, maka Allah akan memperdengarkan keburukannya pada hari kiamat."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Ikhlas adalah rahasia antara hamba dan Tuhannya."
— Perkataan ulama salaf
"Janganlah kamu merusak amal-amalmu dengan riya."
— Nasihat dari kajian
"Setiap amal tergantung pada niatnya."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ikhlas adalah rahasia antara hamba dan Tuhannya."

WHATSAPP

"Jangan biarkan pujian manusia membuat amalmu sia-sia."

WHATSAPP

"Riya adalah virus hati yang membunuh pahala."

WHATSAPP

"Sembunyikan amalmu sebagaimana engkau menyembunyikan dosamu."

WHATSAPP

"Allah tidak butuh amal yang dicampuri riya."

WHATSAPP

"Khawatirlah terhadap riya lebih dari khawatir terhadap Dajjal."

WHATSAPP

"Amal yang ikhlas meskipun kecil lebih baik dari amal besar yang riya."

WHATSAPP

"Jadilah hamba yang hanya mengharap ridha Allah."

WHATSAPP

"Riya membuat amal seperti debu yang berterbangan."

WHATSAPP

"Perbaiki niat, maka Allah akan memberkahi amalmu."

WHATSAPP