Kondisi Bangkrut Secara Syariah

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 46:02 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang kondisi bangkrut dalam perspektif syariah, yang berbeda dengan konsep bangkrut secara konvensional. Dalam Islam, bangkrut tidak hanya diukur dari kerugian harta benda, tetapi juga dari amal kebaikan yang habis karena dosa-dosa terhadap sesama. Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menjelaskan bahwa seseorang bisa bangkrut di akhirat meskipun kaya di dunia, jika ia banyak berbuat zalim kepada orang lain. Kajian ini mengupas tuntas pengertian bangkrut syariah, contoh-contohnya, serta bagaimana cara menghindarinya. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga hak-hak orang lain dan bertaubat sebelum terlambat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Siapa yang memiliki kezaliman terhadap saudaranya, hendaklah ia meminta dihalalkan (dimintai maaf) sebelum datang hari yang tidak ada dinar dan dirham (hari kiamat)."
— HR. Bukhari
"Orang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan pahala shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia pernah mencaci, menuduh, memukul, dan mengambil harta orang lain. Maka pahala kebaikannya akan diambil untuk diberikan kepada mereka. Jika pahala habis sebelum semua hak terbayar, maka dosa-dosa mereka akan dilimpahkan kepadanya."
— HR. Muslim
"Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut? Mereka menjawab: Orang yang tidak punya uang dan harta. Beliau bersabda: Orang bangkrut dari umatku adalah... (lanjutan hadits di atas)."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Janganlah kalian saling hasad, saling menipu, saling membenci, saling memutuskan hubungan, dan janganlah kalian saling menjual di atas penjualan orang lain."
— HR. Muslim
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya."
— QS. An-Nisa: 48
"Dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian jijik."
— QS. Al-Hujurat: 12
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya ia akan melihatnya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya ia akan melihatnya."
— QS. Az-Zalzalah: 7-8
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk."
— QS. Al-Bayyinah: 7

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Bangkrut bukan soal harta, tapi soal amal yang habis karena dosa."

WHATSAPP

"Jangan sampai ibadahmu sia-sia karena menyakiti orang lain."

WHATSAPP

"Minta maaflah sebelum terlambat, karena kematian tak pernah menunda."

WHATSAPP

"Hutang bukan hanya urusan dunia, tapi juga akhirat."

WHATSAPP

"Ghibah itu seperti api yang membakar pahala kebaikanmu."

WHATSAPP

"Jujurlah dalam jual beli, karena kejujuran membawa berkah."

WHATSAPP

"Jangan remehkan dosa kecil, karena bisa menjadi besar di akhirat."

WHATSAPP

"Setiap ucapanmu akan dimintai pertanggungjawaban."

WHATSAPP

"Rendah hati adalah kunci selamat dari kebangkrutan syariah."

WHATSAPP

"Sedekah bisa menjadi penebus dosa-dosa terhadap sesama."

WHATSAPP