Batas Memberi Nafkah

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:23:12 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas batasan nafkah suami terhadap istri dalam Islam. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa kewajiban nafkah tidaklah mutlak tanpa batas, melainkan disesuaikan dengan kemampuan suami dan kebutuhan istri secara wajar. Beliau mengawali dengan pengertian nafkah sebagai tanggung jawab suami untuk memenuhi kebutuhan pokok istri, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan biaya kesehatan. Namun, batasan ini penting agar tidak memberatkan suami di luar kemampuannya. Dalil dari Al-Qur'an surat At-Talaq ayat 7 menjadi landasan bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan apa yang diberikan-Nya. Dalam praktiknya, suami wajib memberikan nafkah sesuai pendapatannya, bukan berdasarkan standar mewah atau keinginan istri yang berlebihan. Istri pun dianjurkan untuk bersikap qana'ah dan tidak menuntut di luar batas kewajaran. Kajian ini juga menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah antara suami istri dalam menentukan besaran nafkah. Jika terjadi perselisihan, maka hakim atau mediator dapat turun tangan untuk menetapkan nafkah yang adil. Intinya, nafkah adalah ibadah yang harus dilandasi keikhlasan dan kesabaran dari kedua belah pihak.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan apa yang diberikan-Nya kepadanya."
— QS. At-Talaq: 7
"Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma'ruf."
— QS. Al-Baqarah: 233
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka."
— QS. An-Nisa: 34
"Tidak ada kewajiban bagi yang tidak mampu kecuali sekadar kemampuannya."
— Kaidah fikih
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya."
— QS. An-Nisa: 58

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Nafkah itu ibadah, jangan dibebani dengan gaya hidup mewah."

WHATSAPP

"Suami wajib memberi sesuai kemampuan, istri wajib menerima dengan qana'ah."

WHATSAPP

"Jangan paksa suami berutang demi tuntutan nafkah yang tinggi."

WHATSAPP

"Komunikasi keuangan adalah kunci agar rumah tangga tidak retak."

WHATSAPP

"Istri bekerja tetap berhak atas nafkah suami, itu haknya."

WHATSAPP

"Penghasilan istri adalah miliknya, jangan dipaksa untuk kebutuhan rumah tangga."

WHATSAPP

"Nusyuz bukan alasan untuk seenaknya memutus nafkah."

WHATSAPP

"Musyawarah lebih baik daripada saling menyalahkan dalam masalah nafkah."

WHATSAPP

"Bersyukurlah dengan rezeki yang ada, jangan bandingkan dengan tetangga."

WHATSAPP

"Nafkah yang ikhlas akan mendatangkan keberkahan dalam rumah tangga."

WHATSAPP