Bisnis Halal, Rezeki Berkah

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:24:56 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas pentingnya menjalankan bisnis secara halal agar rezeki yang diperoleh membawa berkah. Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menekankan bahwa setiap muslim harus memahami prinsip-prinsip syariah dalam berdagang, karena Allah telah menjanjikan keberkahan dalam setiap transaksi yang sesuai dengan aturan-Nya. Beliau mengingatkan bahwa mencari rezeki halal adalah bagian dari ibadah, dan meninggalkan yang haram adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Dalam kajian ini, beliau juga mengupas berbagai praktik bisnis kontemporer yang seringkali mengandung unsur riba, gharar, dan maysir, serta memberikan solusi alternatif yang syar'i. Dengan memahami dan menerapkan bisnis halal, seorang muslim tidak hanya mendapatkan keuntungan dunia, tetapi juga pahala dan ridha Allah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."
— QS. Al-Baqarah: 168
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu."
— QS. An-Nisa: 29
"Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."
— QS. Al-Baqarah: 275
"Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
— QS. At-Talaq: 2-3
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan."
— QS. Ali Imran: 130
"Sesungguhnya Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba."
— QS. Al-Baqarah: 275 (penggalan)
"Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil."
— QS. Al-Baqarah: 188
"Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu."
— QS. Al-Maidah: 1
"Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa, dan penuhilah janji, karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya."
— QS. Al-Isra: 34
"Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki) dari Tuhanmu."
— QS. Al-Baqarah: 198

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Rezeki halal meskipun sedikit, lebih berkah daripada rezeki haram yang melimpah."

WHATSAPP

"Jangan pernah iri dengan kekayaan orang yang tidak jelas sumbernya."

WHATSAPP

"Kejujuran dalam berdagang adalah investasi jangka panjang yang tidak akan rugi."

WHATSAPP

"Bisnis yang berkah bukan hanya untung dunia, tapi juga pahala akhirat."

WHATSAPP

"Hindari riba, karena ia akan menghancurkan ekonomi dan ketenangan hati."

WHATSAPP

"Jangan tergiur keuntungan besar jika caranya melanggar syariat."

WHATSAPP

"Belajarlah ilmu syariah sebelum memulai bisnis, agar tidak tersesat."

WHATSAPP

"Setiap transaksi yang tidak jelas (gharar) pasti akan menimbulkan penyesalan."

WHATSAPP

"Keberkahan membuat rezeki terasa cukup, meskipun jumlahnya sedikit."

WHATSAPP

"Mulailah bisnis halal dari hal kecil, niatkan karena Allah, maka Allah akan memudahkan."

WHATSAPP

"Jangan menunda beralih ke bisnis halal, karena ajal tidak pernah menunda."

WHATSAPP

"Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya yang meninggalkan yang haram tanpa ganti yang lebih baik."

WHATSAPP

"Bisnis halal adalah ibadah, maka lakukan dengan penuh kesungguhan."

WHATSAPP

"Ketenangan hati adalah indikator utama keberkahan rezeki."

WHATSAPP

"Jangan jual agama demi keuntungan dunia yang fana."

WHATSAPP