Lurus, Jangan Belak

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:06:05 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas pentingnya menjaga kelurusan dalam beragama, terutama dalam hal niat dan amal. Ustadz Ammi Nur Baits menekankan bahwa banyak orang yang mulai beramal dengan baik, namun kemudian melenceng karena godaan dunia atau hawa nafsu. Beliau mengingatkan bahwa kelurusan harus dijaga dari awal hingga akhir, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Fatihah yang kita baca setiap hari: 'Tunjukilah kami jalan yang lurus.' Jalan lurus adalah jalan yang ditempuh oleh para nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Implikasi praktisnya, kita harus selalu muhasabah dan memperbaiki niat setiap kali beramal, serta tidak mudah tergoda oleh pujian atau harta. Dalil yang relevan adalah QS. Ali Imran ayat 102 tentang bertakwa dengan sebenar-benar takwa. Selain itu, hadits tentang amal yang tergantung pada niat juga menjadi landasan penting. Kajian ini juga menyoroti fenomena 'belak' atau menyimpang setelah lama beramal, yang sering terjadi karena kurangnya ilmu dan lemahnya iman. Oleh karena itu, setiap muslim harus terus belajar dan memperkuat tauhidnya.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Tunjukilah kami jalan yang lurus"
— QS. Al-Fatihah: 6
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya"
— QS. Ali Imran: 102
"Dan sesungguhnya Kami telah menguji Bani Israil dengan ujian yang berat"
— QS. Thaha: 85
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus"
— QS. Al-Bayyinah: 5
"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung"
— QS. An-Nur: 31
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya"
— Hadits riwayat Bukhari dan Muslim
"Hati anak Adam itu bolak-balik di antara dua jari Allah"
— Hadits riwayat Muslim
"Tiga golongan yang pertama kali dihisab: orang yang mati syahid, orang yang berilmu, dan orang yang kaya"
— Hadits riwayat Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Lurus itu butuh perjuangan, jangan mudah menyerah."

WHATSAPP

"Setiap kali kita merasa benar, saat itu kita perlu muhasabah."

WHATSAPP

"Jangan bangga dengan amal, karena kita tidak tahu akhirnya."

WHATSAPP

"Harta bisa membuatmu lupa, jabatan bisa membuatmu sombong."

WHATSAPP

"Ilmu tanpa amal itu omong kosong, amal tanpa ilmu itu sesat."

WHATSAPP

"Evaluasi harian adalah cermin hati kita."

WHATSAPP

"Taubat itu bukan aib, tapi tanda keimanan."

WHATSAPP

"Jangan tunda taubat, karena maut tak kenal waktu."

WHATSAPP

"Kesuksesan duniawi bisa jadi ujian terbesar."

WHATSAPP

"Mintalah keteguhan hati setiap hari, karena hati mudah berbolak-balik."

WHATSAPP