125. Mati Seratus Tahun

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 42:57 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

mati-seratus-tahun-tafsir-125.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang kisah seorang yang mati seratus tahun kemudian dihidupkan kembali oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 259. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa kisah ini memberikan pelajaran mendalam tentang kekuasaan Allah dalam menghidupkan dan mematikan, serta pentingnya keimanan terhadap hari kebangkitan. Kisah ini juga mengajarkan tentang kesabaran dan keyakinan bahwa Allah mampu melakukan segala sesuatu, termasuk menghidupkan kembali orang yang sudah mati dalam waktu yang sangat lama. Dalam kajian ini, ditekankan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara dan akhirat adalah kehidupan yang kekal. Oleh karena itu, setiap muslim harus mempersiapkan diri dengan amal saleh dan taubat sebelum kematian menjemput. Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, termasuk menghidupkan kembali tulang-belulang yang telah hancur. Implikasi praktis dari kajian ini adalah pentingnya memperkuat iman kepada hari akhir dan selalu berbuat kebaikan sebagai bekal di akhirat. Selain itu, kajian ini juga mengajak untuk merenungkan tanda-tanda kekuasaan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melewati suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya? Dia berkata, "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah mati?" Maka Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah berfirman, "Berapa lama kamu tinggal?" Dia menjawab, "Saya tinggal sehari atau setengah hari." Allah berfirman, "Bahkan kamu telah tinggal seratus tahun; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum berubah; dan lihatlah kepada keledaimu (yang telah menjadi tulang-belulang); Kami akan menjadikanmu tanda kekuasaan bagi manusia. Dan lihatlah kepada tulang-belulang (keledai itu), bagaimana Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka ketika telah nyata baginya, dia berkata, "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.""
— QS. Al-Baqarah: 259

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Tidak ada yang mustahil bagi Allah, yakinlah pada janji-Nya."

WHATSAPP

"Kematian adalah pintu menuju kehidupan yang kekal."

WHATSAPP

"Jadikan alam sebagai bukti kekuasaan Allah."

WHATSAPP

"Kesabaran adalah kunci menuju pertolongan Allah."

WHATSAPP

"Setiap amal saleh adalah investasi untuk akhirat."

WHATSAPP

"Jangan pernah meremehkan kekuasaan Allah."

WHATSAPP

"Hidup ini sementara, gunakan untuk beribadah."

WHATSAPP

"Introspeksi diri adalah langkah awal perbaikan."

WHATSAPP

"Optimislah dalam beribadah, Allah tidak pernah ingkar janji."

WHATSAPP

"Husnul khatimah adalah impian setiap mukmin."

WHATSAPP