Mencontoh Shalat Nabi

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:09:55 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

mencontoh-shalat-nabi-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tata cara shalat sesuai dengan contoh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Ustadz Abu Haidar As-sundawy menekankan pentingnya mengikuti sunnah dalam setiap gerakan dan bacaan shalat, karena shalat adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab. Beliau mengingatkan bahwa banyak umat Islam yang shalat namun tidak khusyuk karena tidak memahami makna bacaan dan gerakannya. Kajian ini juga menyoroti kesalahan-kesalahan umum dalam shalat, seperti tidak tuma'ninah, gerakan yang terburu-buru, dan bacaan yang tidak sesuai tuntunan. Dengan mencontoh shalat Nabi, seorang muslim dapat meraih pahala sempurna dan mendekatkan diri kepada Allah. Dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits disampaikan untuk memperkuat setiap penjelasan, seperti perintah Allah dalam QS. Al-Baqarah: 238 untuk menjaga shalat, dan hadits riwayat Bukhari tentang shalat Nabi. Kajian ini sangat relevan bagi siapa saja yang ingin memperbaiki kualitas shalatnya agar lebih khusyuk dan sesuai sunnah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Peliharalah semua shalat dan shalat wustha. Dan laksanakanlah (shalat) karena Allah dengan khusyuk."
— QS. Al-Baqarah: 238
"Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat."
— HR. Bukhari no. 631
"Sesungguhnya shalat adalah tiang agama, barangsiapa menegakkannya maka ia telah menegakkan agama, dan barangsiapa meninggalkannya maka ia telah meruntuhkan agama."
— HR. Baihaqi
"Amalan yang pertama kali dihisab pada seorang hamba di hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalannya. Jika shalatnya rusak, maka rusaklah seluruh amalannya."
— HR. Thabrani
"Sesungguhnya aku dilarang membaca Al-Qur'an dalam rukuk dan sujud. Maka bertakbirlah dalam rukuk dan agungkanlah Tuhan, dan dalam sujud bersungguh-sungguhlah berdoa, karena doa kalian pasti dikabulkan."
— HR. Muslim no. 479
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila rukuk, beliau meletakkan telapak tangannya di lutut dan membentangkan punggungnya hingga rata."
— HR. Bukhari no. 828
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila sujud, beliau meletakkan dahinya di tanah dan menjauhkan kedua tangannya dari lambungnya."
— HR. Muslim no. 490
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk di antara dua sujud dengan iftirasy, yaitu duduk di atas kaki kiri dan menegakkan kaki kanan."
— HR. Bukhari no. 828
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca tasyahud akhir dengan duduk tawarruk, yaitu duduk di atas lantai dengan kaki kiri di bawah kaki kanan."
— HR. Bukhari no. 828
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri hingga terlihat putih pipinya."
— HR. Muslim no. 582

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Shalat yang baik adalah shalat yang mencontoh Nabi, bukan sekadar rutinitas."

WHATSAPP

"Niat yang ikhlas adalah awal dari shalat yang diterima."

WHATSAPP

"Jangan terburu-buru dalam shalat, karena Allah menyukai hamba yang tenang."

WHATSAPP

"Setiap gerakan shalat adalah bentuk penghambaan diri kepada Allah."

WHATSAPP

"Khusyuk dalam shalat adalah kunci untuk merasakan manisnya iman."

WHATSAPP

"Perbaiki bacaan Al-Fatihahmu, karena ia adalah rukun yang wajib."

WHATSAPP

"Rukuk dan sujud adalah momen terdekat seorang hamba dengan Tuhannya."

WHATSAPP

"Jangan sia-siakan doa di antara dua sujud, karena ia mustajab."

WHATSAPP

"Shalat yang sempurna akan menjadi cahaya di dunia dan akhirat."

WHATSAPP

"Istiqamah dalam sunnah adalah jalan menuju cinta Allah."

WHATSAPP