Mentaati Ulama dan Umaroh

Ustadz Maududi Abdullah Lc.
20 January 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 53:19 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang kewajiban mentaati ulama dan umaroh (pemimpin) dalam Islam. Ustadz Maududi Abdullah menjelaskan bahwa ketaatan kepada ulama dan umaroh merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana firman Allah dalam QS. An-Nisa: 59. Beliau menekankan bahwa ketaatan ini harus dalam koridor kebaikan dan tidak boleh bertentangan dengan syariat. Kajian ini juga mengupas batasan-batasan ketaatan, contoh ketaatan yang benar, serta implikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Dengan gaya semi-transkrip, pemateri menyampaikan pesan-pesan inti yang mudah dipahami dan diaplikasikan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu."
— QS. An-Nisa: 59
"Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama."
— QS. Fatir: 28
"Tidak ada ketaatan dalam maksiat, sesungguhnya ketaatan hanya dalam kebaikan."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang menaati pemimpin, maka sungguh ia telah menaatiku, dan barangsiapa yang mendurhakainya, maka sungguh ia telah mendurhakaiku."
— HR. Muslim
"Dengarkan dan taatilah, meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak Habsyi."
— HR. Bukhari
"Ketaatan itu hanya dalam hal yang ma'ruf (baik)."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang keluar dari ketaatan (pemimpin) dan memisahkan diri dari jamaah, maka matinya seperti mati jahiliyah."
— HR. Muslim
"Wajib atas kalian untuk mendengar dan taat dalam perkara yang disukai maupun yang dibenci."
— HR. Bukhari
"Janganlah kalian mencela pemimpin kalian, karena jika mereka baik, maka kalian akan mendapat kebaikan, dan jika mereka buruk, maka kalian akan mendapat keburukan."
— HR. Tirmidzi
"Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian cintai dan mereka mencintai kalian, dan kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian."
— HR. Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ketaatan kepada ulama dan umaroh adalah wujud nyata dari iman kita."

WHATSAPP

"Jangan buta dalam taat, pastikan perintah itu sesuai syariat."

WHATSAPP

"Pilihlah ulama yang ilmunya mendalam dan akhlaknya mulia."

WHATSAPP

"Pemimpin yang adil adalah rahmat, bukan beban."

WHATSAPP

"Ketaatan yang ikhlas akan mendatangkan pertolongan Allah."

WHATSAPP

"Ilmu adalah cahaya yang membedakan mana yang benar dan salah."

WHATSAPP

"Jangan mudah terprovokasi untuk memberontak tanpa dasar."

WHATSAPP

"Sejarah membuktikan, ketaatan yang benar membawa kejayaan."

WHATSAPP

"Adab kepada ulama dan pemimpin adalah cermin akhlak kita."

WHATSAPP

"Mari perbaiki ketaatan kita, demi persatuan umat."

WHATSAPP