Ranjau di Balik Ketekunan Beribadah

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 49:41 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

ranjau-di-balik-ketekunan-beribadah.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang bahaya tersembunyi yang mengintai di balik ketekunan beribadah, yaitu sifat ujub (bangga diri) dan riya' (ingin dipuji). Ustadz Abdullah Zaen mengingatkan bahwa ibadah yang dilakukan dengan tekun bisa menjadi bumerang jika tidak disertai dengan keikhlasan dan kesadaran akan kelemahan diri. Beliau menekankan pentingnya menjaga hati agar tidak terjebak dalam perasaan bahwa ibadah kita sudah sempurna atau lebih baik dari orang lain. Kajian ini juga mengupas dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits yang mengingatkan tentang bahaya ujub dan riya', serta memberikan tips praktis untuk membersihkan hati dari penyakit-penyakit tersebut.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
— QS. Al-Kahfi: 110
"Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah tiga golongan: orang yang berilmu, bersedekah, dan berjihad, lalu mereka dimasukkan ke neraka karena riya'."
— HR. Muslim
"Dan berdzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan suara yang lembut."
— QS. Al-A'raf: 205
"Riya' itu lebih samar dari semut hitam di malam yang gelap."
— HR. Ahmad
"Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang ia syirikkan di dalamnya selain Aku, maka Aku tinggalkan dia dan syiriknya."
— Hadits Qudsi
"Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya."
— QS. Al-Bayyinah: 5
"Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ketekunan tanpa keikhlasan hanya akan menjadi bumerang."

WHATSAPP

"Jangan bangga dengan ibadahmu, karena itu semua karunia Allah."

WHATSAPP

"Riya' adalah syirik yang samar, lebih halus dari semut hitam di malam gelap."

WHATSAPP

"Ibadah yang dilakukan karena pujian manusia akan sirna di akhirat."

WHATSAPP

"Rendahkan hatimu, karena ibadahmu belum tentu sempurna."

WHATSAPP

"Setan tidak pernah lelah menggoda, termasuk saat kita beribadah."

WHATSAPP

"Ikhlas itu perjuangan, bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya."

WHATSAPP

"Jangan ceritakan amal ibadahmu, simpanlah sebagai rahasia dengan Allah."

WHATSAPP

"Kematian adalah pengingat terbaik agar tidak ujub."

WHATSAPP

"Doa memohon keikhlasan adalah senjata orang beriman."

WHATSAPP