Pulanglah Sebelum Engkau Dipanggil Pulang

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 50:34 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini mengingatkan kita tentang pentingnya kembali kepada Allah sebelum ajal menjemput. Ustadz Ammi Nur Baits menekankan bahwa kehidupan dunia adalah kesempatan yang sangat berharga untuk bertaubat dan memperbaiki diri. Setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali, dan kita tidak tahu kapan malaikat maut akan datang. Oleh karena itu, persiapkan diri dengan amal saleh dan taubat yang tulus. Jangan menunda-nunda kebaikan, karena penundaan adalah tipuan setan. Kajian ini juga mengupas tentang hakikat kehidupan dunia yang fana dan pentingnya menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Dengan memahami hal ini, seorang muslim akan lebih bersemangat dalam beribadah dan menjauhi maksiat. Semoga kita termasuk hamba yang kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khatimah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya."
— QS. Ali Imran: 185
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa."
— QS. Ali Imran: 133
"Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'"
— QS. Az-Zumar: 53
"Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 7-8
"Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
— QS. At-Tahrim: 8
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik."
— QS. Al-Hasyr: 19
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik."
— QS. Adz-Dzariyat: 15-16
"Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian."
— HR. Tirmidzi (hasan)
"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedang ia beriman, maka mereka itulah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik."
— QS. Al-Isra: 19

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan tunda taubat, karena ajal tidak pernah menunda kedatangannya."

WHATSAPP

"Dunia ini hanya persinggahan, jangan sampai kita betah dan lupa tujuan."

WHATSAPP

"Setiap detik yang berlalu adalah kesempatan yang tidak akan kembali."

WHATSAPP

"Kebaikan sekecil apa pun akan menjadi cahaya di akhirat kelak."

WHATSAPP

"Maksiat bukan hanya dosa, tapi juga penghalang rezeki dan ketenangan hati."

WHATSAPP

"Mengingat kematian adalah obat paling manjur untuk melunakkan hati yang keras."

WHATSAPP

"Jangan remehkan dosa kecil, karena setetes air bisa membanjiri hati."

WHATSAPP

"Amal saleh yang konsisten lebih baik daripada amal besar yang hanya sesekali."

WHATSAPP

"Husnul khatimah adalah hadiah bagi mereka yang istiqamah di jalan Allah."

WHATSAPP

"Kembalilah kepada Allah sebelum engkau dipanggil pulang untuk selama-lamanya."

WHATSAPP