Seandainya Ini Ramadhan Terakhirku ○

Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc.
20.Mar.2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:14:48 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini mengingatkan kita bahwa kematian bisa datang kapan saja, dan Ramadhan ini bisa jadi Ramadhan terakhir kita. Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray menekankan perintah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk memperbanyak mengingat kematian, karena orang yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk akhirat. Beliau mengutip firman Allah tentang penyesalan orang-orang yang kafir saat kematian datang, dan pentingnya memanfaatkan kesempatan hidup di dunia untuk beramal saleh. Kajian ini juga mengingatkan bahwa alam barzakh adalah batas yang tidak bisa dilewati, dan tidak ada orang mati yang bisa kembali ke dunia. Oleh karena itu, kita harus segera bertaubat, memperbanyak ibadah, dan mempersiapkan diri menghadapi kematian, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Perbanyaklah mengingat pemutus segala kelezatan dunia ini, yaitu kematian."
— HR. Tirmidzi
"Orang mukmin yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati."
— HR. Ibnu Majah
"Sampai apabila kematian telah mendatangi salah seorang dari mereka, dia berkata, 'Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku dapat beramal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.' Sekali-kali tidak! Itu hanyalah kalimat yang dia ucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan."
— QS. Al-Mu'minun: 99-100
"Dan infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, lalu dia berkata, 'Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku akan bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.'"
— QS. Al-Munafiqun: 10
"Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, walaupun kamu berada dalam benteng yang tinggi dan kokoh."
— QS. An-Nisa: 78

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Kematian adalah pemutus segala kelezatan dunia."

WHATSAPP

"Orang yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk akhirat."

WHATSAPP

"Jangan menunda taubat, karena kematian tidak menunggu kita siap."

WHATSAPP

"Ramadhan ini bisa jadi Ramadhan terakhirmu, maka isi dengan amal terbaik."

WHATSAPP

"Dunia hanyalah persinggahan, akhirat adalah tujuan abadi."

WHATSAPP

"Persiapkan dirimu untuk kehidupan setelah mati, karena itu masa depan yang sebenarnya."

WHATSAPP

"Penyesalan di akhir hayat tidak berguna, maka beramallah sekarang."

WHATSAPP

"Tidak ada tempat berlindung dari kematian, kecuali dengan iman dan amal saleh."

WHATSAPP

"Setiap detik yang berlalu adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah."

WHATSAPP

"Jangan sia-siakan waktu mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, dan hidupmu sebelum mati."

WHATSAPP

"Amal saleh adalah bekal terbaik untuk perjalanan panjang menuju akhirat."

WHATSAPP

"Bulan Ramadhan adalah ladang amal, jangan biarkan berlalu tanpa hasil."

WHATSAPP

"Kematian tidak mengenal usia, maka bersiaplah setiap saat."

WHATSAPP

"Perbanyak istighfar dan taubat, karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput."

WHATSAPP

"Jadikan setiap hari sebagai hari terbaik untuk beribadah kepada Allah."

WHATSAPP