Sejarah Idul Adha

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
10 July 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:13:07 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas sejarah Idul Adha dari perspektif Al-Qur'an dan hadits, dimulai dari kisah Nabi Ibrahim yang diuji untuk menyembelih putranya Ismail. Ustadz Firanda menjelaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk meneladani ketaatan dan ketundukan total kepada Allah. Beliau menguraikan tiga ujian besar Nabi Ibrahim: meninggalkan istri dan anak di lembah gersang, diperintahkan menyembelih putra yang dinanti, dan membangun Ka'bah. Setiap ujian mengandung hikmah tentang tawakal, sabar, dan ikhlas. Kajian juga menekankan bahwa ibadah kurban adalah syiar Islam yang mengajarkan pengorbanan harta dan kepedulian sosial. Dalil-dalil dari QS. As-Saffat, QS. Al-Hajj, dan hadits riwayat Bukhari Muslim menjadi landasan utama. Ustadz mengajak jamaah untuk merenungkan makna kurban dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar ritual tahunan. Beliau juga mengingatkan agar tidak terjebak pada formalitas, tetapi menghidupkan semangat Ibrahim dalam setiap aspek kehidupan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)."
— QS. Al-Hajj: 34
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah-Mu yang dihormati (Baitullah), ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."
— QS. Ibrahim: 37
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik."
— QS. Al-Hajj: 37
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membangun) fondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): 'Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan ini), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'"
— QS. Al-Baqarah: 127
"Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada-Mu, dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada-Mu, dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara ibadah kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."
— QS. Al-Baqarah: 128
"Ya Tuhan kami, utuslah di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu, mengajarkan Al-Kitab dan hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
— QS. Al-Baqarah: 129
"Tidak ada amalan yang dilakukan oleh manusia pada hari raya kurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah sebelum jatuh ke tanah, maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban."
— HR. Tirmidzi, Ibnu Majah

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan jadikan Idul Adha sekadar pesta daging, tapi hiduplah semangat Ibrahim."

WHATSAPP

"Ketaatan sejati adalah ketika kita rela meninggalkan yang dicintai demi Allah."

WHATSAPP

"Ujian bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk mengangkat derajat kita."

WHATSAPP

"Pengorbanan yang ikhlas akan diganti dengan yang lebih baik oleh Allah."

WHATSAPP

"Kurban mengajarkan bahwa harta hanyalah titipan, bukan tujuan hidup."

WHATSAPP

"Keikhlasan Hajar mengajarkan bahwa rezeki datang dari arah yang tak disangka."

WHATSAPP

"Ismail mengajarkan bahwa ketaatan kepada orang tua dalam kebaikan adalah ibadah."

WHATSAPP

"Jangan takut kehilangan, karena Allah Maha Kaya dan Maha Memberi."

WHATSAPP

"Idul Adha adalah momen untuk menyembelih ego dan kesombongan."

WHATSAPP

"Setiap tetes darah kurban mengingatkan kita pada kematian dan kehidupan akhirat."

WHATSAPP