Sering Dijadikan Pembenaran Bid'ah? Ini Penjelasannya!

Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 26:13 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

sering-dijadikan-pembenaran-bidah-ini-penjelasannya-ustadz-abdul-hakim-bin-amir-abdat.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang dalih yang sering digunakan untuk membenarkan bid'ah dalam agama Islam. Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat menjelaskan bahwa banyak orang yang terjebak dalam pemahaman yang keliru karena tidak merujuk pada Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman salafus shalih. Beliau menekankan pentingnya kembali kepada manhaj yang benar agar tidak tersesat dalam praktik ibadah. Kajian ini mengupas tuntas argumen-argumen yang sering dipakai untuk melegitimasi bid'ah, seperti dalil 'setiap yang baik adalah bid'ah' atau 'tidak ada dalil khusus'. Ustadz juga mengingatkan bahwa bid'ah adalah perkara yang sangat berbahaya karena dapat merusak kemurnian ajaran Islam. Dengan dalil-dalil yang kuat, beliau membantah setiap alasan yang digunakan untuk membenarkan bid'ah. Kajian ini sangat penting bagi umat Islam agar lebih waspada dan selektif dalam menerima amalan baru yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu yang baru dalam urusan kami (agama) ini yang tidak ada padanya, maka amalan tersebut tertolak."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di neraka."
— HR. Muslim
"Sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka amalan tersebut tertolak."
— HR. Muslim
"Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya."
— HR. Malik
"Sesungguhnya Allah tidak menerima suatu amalan kecuali yang ikhlas karena-Nya dan sesuai dengan syariat-Nya."
— HR. Abu Dawud
"Jauhilah perkara-perkara baru (dalam agama), karena setiap perkara baru adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat."
— HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
"Barangsiapa yang mencontohkan suatu sunnah yang baik, maka baginya pahala dan pahala orang yang mengamalkannya. Barangsiapa yang mencontohkan suatu sunnah yang buruk, maka baginya dosa dan dosa orang yang mengamalkannya."
— HR. Muslim
"Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang membuat-buat perkara baru dalam agama."
— HR. Ahmad
"Ikutilah sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk, gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham, dan jauhilah perkara-perkara baru (dalam agama)."
— HR. Abu Dawud dan Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan mudah terpengaruh oleh kebaikan yang tampak, yang penting adalah sesuai dengan syariat."

WHATSAPP

"Bid'ah tidak bisa diukur dengan kebaikan duniawi, ukurannya adalah tuntunan Nabi."

WHATSAPP

"Jangan mencari dalil larangan, carilah dalil perintah dalam setiap ibadah."

WHATSAPP

"Niat baik tidak akan menyelamatkan amalan yang caranya salah."

WHATSAPP

"Ulama besar pun bisa salah, jadikan dalil sebagai patokan utama."

WHATSAPP

"Syaitan sering memperindah bid'ah sehingga terlihat seperti ibadah yang mulia."

WHATSAPP

"Setiap amalan baru dalam agama adalah tertolak, meskipun niatnya baik."

WHATSAPP

"Keselamatan hanya ada pada manhaj salafus shalih, bukan pada hawa nafsu."

WHATSAPP

"Jangan fanatik buta kepada seseorang, kembalikan semua kepada Al-Qur'an dan Sunnah."

WHATSAPP

"Berpegang teguhlah pada sunnah, niscaya engkau akan selamat dari bid'ah."

WHATSAPP