Shahih At-Targhib Wa At-Tarhib

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 52:16 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

shahih-at-targhib-wa-at-tarhib-130-ustadz-abu-yahya-badru-salam.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang keutamaan sedekah dan larangan menunda-nunda kebaikan. Ustadz Abu Yahya menekankan bahwa sedekah bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi sebab turunnya rahmat Allah. Beliau mengingatkan bahwa setiap kebaikan yang ditunda bisa hilang kesempatannya karena ajal datang tanpa diduga. Dalam kajian ini, beliau juga mengupas hadits-hadits shahih tentang ganjaran besar bagi orang yang bersegera dalam kebaikan. Selain itu, dibahas pula tentang bahaya sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan. Ustadz mengajak jamaah untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan harian, meskipun hanya sedikit. Beliau juga mencontohkan bagaimana para sahabat berlomba-lomba dalam infak. Kajian ditutup dengan doa agar Allah menjadikan kita hamba yang dermawan dan dijauhkan dari sifat pelit.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa yang bersedekah dengan sebutir kurma dari hasil usahanya yang baik, dan Allah hanya menerima yang baik, maka Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, lalu mengembangkannya untuk pemiliknya sebagaimana kalian mengembangkan anak kuda, hingga sedekah itu menjadi sebesar gunung."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya: ... dan seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sedekah tidak akan mengurangi harta. Dan tidaklah seorang hamba memberi maaf melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatnya."
— HR. Muslim
"Jauhilah api neraka walaupun dengan bersedekah sepotong kurma."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki."
— QS. Al-Baqarah: 261
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima)."
— QS. Al-Baqarah: 264
"Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."
— QS. Saba': 39
"Tidak ada satu hari pun di mana seorang hamba melewati pagi harinya, melainkan dua malaikat turun lalu salah satunya berkata: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.' Dan yang lain berkata: 'Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi orang yang menahan hartanya.'"
— HR. Bukhari dan Muslim
"Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah."
— HR. Tirmidzi
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan tunda sedekah, karena ajal tidak pernah menunda."

WHATSAPP

"Sedekah sedikit hari ini lebih baik daripada sedekah banyak besok yang belum tentu datang."

WHATSAPP

"Kikir adalah belenggu yang menghalangi rahmat Allah."

WHATSAPP

"Bersegeralah dalam kebaikan, karena waktu tidak pernah mundur."

WHATSAPP

"Setiap rupiah yang disedekahkan adalah tabungan akhirat."

WHATSAPP

"Hati yang dermawan adalah hati yang dekat dengan Allah."

WHATSAPP

"Jangan remehkan sedekah kecil, karena bisa menjadi penyelamat."

WHATSAPP

"Sedekah bukan mengurangi harta, tetapi membersihkannya."

WHATSAPP

"Kebiasaan bersedekah akan melahirkan jiwa yang tenang."

WHATSAPP

"Jadilah hamba yang cepat dalam kebaikan, bukan cepat dalam maksiat."

WHATSAPP