Tabligh Akbar

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:20:20 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah dan berdakwah, serta bahaya riya' dan sum'ah. Ustadz Abdullah Zaen menekankan bahwa setiap amal harus diniatkan semata-mata karena Allah, bukan untuk pujian atau pengakuan manusia. Beliau mengingatkan bahwa setan selalu berusaha merusak amal ibadah kita melalui perasaan ingin dipuji. Kajian ini juga mengupas tentang bagaimana cara membersihkan hati dari penyakit ujub dan sombong. Dengan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits, beliau mengajak jamaah untuk terus muhasabah dan memperbaiki niat. Implikasi praktisnya adalah kita harus selalu memeriksa niat sebelum, saat, dan setelah beramal. Selain itu, penting untuk menyembunyikan amal kebaikan sebisa mungkin agar terhindar dari riya'. Kajian ini sangat relevan bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas ibadah dan dakwahnya.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah dia mengerjakan amal saleh dan janganlah dia mempersekutukan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
— QS. Al-Kahfi: 110
"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah syirik kecil. Para sahabat bertanya: 'Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab: 'Riya'.'"
— HR. Ahmad
"Allah tidak menerima amal yang bercampur dengan riya' sedikit pun."
— HR. Muslim
"Dan janganlah kamu memuji dirimu sendiri; Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa."
— QS. An-Najm: 32
"Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat."
— HR. Bukhari
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan sombong."
— QS. Al-Isra: 37
"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian."
— HR. Muslim
"Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa."
— QS. An-Najm: 32

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ikhlas itu seperti air jernih yang menyirami taman hati."

WHATSAPP

"Jangan biarkan pujian manusia membakar pahalamu seperti api."

WHATSAPP

"Setiap amal yang tidak ikhlas akan layu sebelum berbuah."

WHATSAPP

"Hati yang bersih dari riya' akan tenang menghadapi ujian."

WHATSAPP

"Dakwah tanpa ikhlas hanya akan melelahkan diri sendiri."

WHATSAPP

"Ujub adalah racun yang perlahan merusak amal saleh."

WHATSAPP

"Sembunyikan kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan aibmu."

WHATSAPP

"Muhasabah adalah cermin yang menunjukkan noda hati."

WHATSAPP

"Kematian adalah pengingat paling keras untuk memperbaiki niat."

WHATSAPP

"Ilmu yang diamalkan akan menjadi cahaya di akhirat."

WHATSAPP