Surat An-Nas - Al-Falaq

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
07 May 2026 • 1 VIEWS • Durasi: 41:41 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini membahas secara mendalam Tafsir Juz Amma, khususnya surat An-Nas dan Al-Falaq, yang dikenal sebagai Al-Mu'awwidzatain, dua surat pelindung. Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. mengawali dengan menjelaskan keutamaan membaca kedua surat ini, terutama setelah shalat fardhu dan sebelum tidur, sebagai bentuk perlindungan dari segala keburukan. Beliau menekankan bahwa kedua surat ini adalah jawaban bagi orang yang bertanya tentang cara melindungi diri dari sihir dan gangguan syaitan.

Surat Al-Falaq, yang diawali dengan perintah 'Qul' (katakanlah), adalah permohonan perlindungan kepada Allah, Rabb yang menguasai waktu subuh, dari segala keburukan makhluk yang diciptakan-Nya. Ini mencakup perlindungan dari sihir para wanita tukang sihir yang meniup buhul-buhul, serta dari keburukan orang yang dengki saat ia melancarkan kedengkiannya. Ustadz Firanda menjelaskan bahwa kedengkian adalah penyakit hati yang berbahaya, bisa memakan kebaikan dan merusak jiwa, bahkan bisa menjadi sebab tersebarnya keburukan di masyarakat.

Selanjutnya, surat An-Nas juga diawali dengan 'Qul', memohon perlindungan kepada Allah sebagai Rabb manusia, Raja manusia, dan Ilah manusia. Permohonan ini ditujukan dari kejahatan bisikan syaitan yang bersembunyi (Al-Khannas), yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, baik dari golongan jin maupun manusia. Ustadz Firanda menekankan pentingnya berpegang teguh pada tauhid dan menjauhi syirik sebagai benteng utama dari segala gangguan ini. Beliau juga mengingatkan bahwa syaitan dapat membisikkan kejahatan melalui hati manusia, sehingga penting untuk selalu mengingat Allah dan membaca dzikir agar hati senantiasa bersih dan terjaga dari bisikan negatif.

Inti dari kedua surat ini adalah mengajarkan umat Islam untuk senantiasa berlindung hanya kepada Allah dari segala bentuk keburukan, baik yang nampak maupun yang tersembunyi, baik dari manusia maupun dari jin. Ini merupakan ajaran tauhid yang sangat mendalam, di mana seorang mukmin hanya menyandarkan diri kepada Dzat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dengan memahami dan mengamalkan isi kedua surat ini, seorang muslim akan mendapatkan ketenangan jiwa dan kekuatan iman dalam menghadapi berbagai cobaan dan godaan dalam kehidupan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Katakanlah (Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar).'"
— QS. Al-Falaq: 1
"dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan,"
— QS. Al-Falaq: 2
"dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,"
— QS. Al-Falaq: 3
"dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,"
— QS. Al-Falaq: 4
"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
— QS. Al-Falaq: 5
"Katakanlah (Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,'"
— QS. An-Nas: 1
"Raja manusia,"
— QS. An-Nas: 2
"sembahan manusia,"
— QS. An-Nas: 3
"dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,"
— QS. An-Nas: 4
"yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,"
— QS. An-Nas: 5
"dari (golongan) jin dan manusia."
— QS. An-Nas: 6

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ketentraman jiwa didapat dari menyandarkan seluruh urusan hanya kepada Allah."

WHATSAPP

"Penyakit hati yang paling berbahaya adalah dengki, ia memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar."

WHATSAPP

"Setiap bisikan negatif yang menghampiri, ingatlah itu adalah godaan yang harus dilawan dengan dzikir."

WHATSAPP

"Kekuatan iman adalah benteng terbaik dari segala sihir dan gangguan yang mencoba merusak."

WHATSAPP

"Kehidupan ini penuh dengan ujian, namun dengan perlindungan Allah, tiada yang perlu kita takuti."

WHATSAPP

"Jangan biarkan hatimu dikuasai oleh rasa dengki, karena ia akan merampas kebahagiaanmu sendiri."

WHATSAPP

"Melawan syaitan adalah perjuangan seumur hidup, kuncinya adalah selalu mengingat Allah."

WHATSAPP

"Sejatinya, pelindung kita yang paling utama adalah Dzat Yang Maha Perkasa, bukan makhluk lemah lainnya."

WHATSAPP

"Ketenangan batin adalah hadiah bagi mereka yang tulus berserah diri kepada Sang Pencipta."

WHATSAPP

"Setiap kali rasa takut atau was-was datang, bacalah Al-Qur'an, niscaya hatimu akan tenang."

WHATSAPP