Tafsir Surat 'abasa Bag.2

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 42:49 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

tafsir-surat-abasa-bag-2-ustadz-abdullah-zaen.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini melanjutkan tafsir Surat 'Abasa ayat 17-42. Ustadz Abdullah Zaen menjelaskan bahwa Allah mengecam manusia yang kufur nikmat dan mengingatkan tentang asal-usul penciptaan manusia dari air mani yang hina, lalu Allah memudahkan kelahirannya, memberinya rezeki, dan menetapkan kematiannya. Manusia sering lalai terhadap hari kebangkitan, padahal Allah telah menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya melalui makanan dan tumbuhan. Pada hari kiamat, setiap orang akan sibuk dengan urusannya sendiri, dan wajah-wajah orang beriman akan berseri-seri, sementara wajah orang kafir akan tertutup debu dan kegelapan. Kajian ini menekankan pentingnya bersyukur, merenungkan penciptaan diri, dan mempersiapkan bekal untuk akhirat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Celakalah manusia! Alangkah kufurnya dia. Dari apakah Allah menciptakannya? Dari setetes air mani, lalu Dia menciptakannya dan menentukannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya, lalu Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur. Kemudian jika Dia menghendaki, Dia akan membangkitkannya kembali."
— QS. 'Abasa: 17-22
"Maka hendaklah manusia memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rerumputan. (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu."
— QS. 'Abasa: 24-32
"Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), pada hari itu manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa dan gembira ria. Dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, dan ditutup lagi oleh kegelapan. Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka."
— QS. 'Abasa: 33-42

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan sombong dengan asal-usulmu yang hina."

WHATSAPP

"Bersyukur adalah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat."

WHATSAPP

"Renungkanlah makananmu, di situ ada tanda kebesaran Allah."

WHATSAPP

"Hari kiamat bukanlah dongeng, ia pasti datang."

WHATSAPP

"Wajahmu di akhirat tergantung amalmu di dunia."

WHATSAPP

"Jangan lebih memilih dunia daripada akhirat."

WHATSAPP

"Kematian adalah guru terbaik bagi yang mau belajar."

WHATSAPP

"Setiap tetes air hujan adalah rahmat yang patut disyukuri."

WHATSAPP

"Kesibukan dunia jangan melalaikanmu dari Allah."

WHATSAPP

"Amal saleh adalah bekal terbaik untuk hari perhitungan."

WHATSAPP