Tamu Spesial Nabi Ibrahim

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:21:45 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

tamu-spesial-nabi-ibrahim-ustadz-dr-firanda-andirja-m-a.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas kisah kedatangan tamu spesial Nabi Ibrahim, yaitu para malaikat yang diutus Allah untuk memberikan kabar gembira dan melaksanakan tugas. Ustadz Firanda menjelaskan bagaimana adab Nabi Ibrahim dalam menerima tamu, mulai dari menyambut dengan hangat, menyediakan makanan, hingga tidak menanyakan identitas tamu sebelum mereka menyampaikan keperluan. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur'an surat Hud dan surat Adz-Dzariyat, yang menjadi pelajaran tentang akhlak mulia, tawakal, dan keimanan kepada takdir Allah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: 'Selamat.' Ibrahim menjawab: 'Selamatlah.' Maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging sapi panggang."
— QS. Hud: 69
"Maka ketika dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Mereka berkata: 'Jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Luth.'"
— QS. Hud: 70
"Dan istrinya berdiri, lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya kabar gembira tentang (kelahiran) Ishak dan setelah Ishak (akan lahir) Ya'qub."
— QS. Hud: 71
"Mereka berkata: 'Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? Rahmat Allah dan keberkahan-Nya dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.'"
— QS. Hud: 73
"Dan ceritakanlah (Muhammad) kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim."
— QS. Adz-Dzariyat: 24
"(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: 'Salamun.' Ibrahim pun menjawab: 'Salamun (kamu) orang-orang yang tidak dikenal.'"
— QS. Adz-Dzariyat: 25
"Maka dia pergi dengan diam-diam menuju keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dipanggang)."
— QS. Adz-Dzariyat: 26
"Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim berkata: 'Silakan kamu makan.'"
— QS. Adz-Dzariyat: 27
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah-Mu yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat."
— QS. Ibrahim: 37
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Muliakan tamu tanpa banyak bertanya, karena rezeki datang dari Allah."

WHATSAPP

"Ketakutan adalah ujian, tawakal adalah jawabannya."

WHATSAPP

"Jangan pernah putus asa, karena rahmat Allah tak terbatas."

WHATSAPP

"Optimis terhadap takdir Allah adalah ciri orang beriman."

WHATSAPP

"Setiap tamu adalah amanah yang harus dihormati."

WHATSAPP

"Kebaikan dimulai dari sikap ramah dan murah senyum."

WHATSAPP

"Bersyukur adalah kunci kebahagiaan hidup."

WHATSAPP

"Silaturahmi membuka pintu rezeki dan keberkahan."

WHATSAPP

"Allah Maha Kuasa, jangan ragukan janji-Nya."

WHATSAPP

"Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik."

WHATSAPP