Q&a

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.
24 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 44:43 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

treatment-of-a-dead-heart-ustadz-abu-yahya-badrusalam.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang penyakit hati yang keras dan mati, serta cara-cara mengobatinya. Ustadz Abu Yahya Badrusalam menjelaskan bahwa hati yang mati adalah hati yang tidak lagi peka terhadap kebenaran, tidak tersentuh oleh ayat-ayat Allah, dan tidak merasa takut akan azab-Nya. Penyebab utama hati mati adalah maksiat yang terus-menerus, lalai dari mengingat Allah, dan terlalu cinta dunia. Beliau menekankan pentingnya mujahadah (bersungguh-sungguh) dalam beribadah, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an dengan tadabbur, serta merenungkan kematian dan akhirat. Kajian ini juga mengupas tanya jawab seputar cara praktis menghidupkan hati yang mati, seperti taubat nasuha, menjaga shalat tepat waktu, dan bergaul dengan orang shalih.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), 'Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.'"
— QS. Ali Imran: 190-191
"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian."
— QS. Al-Isra: 82
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa."
— QS. Ali Imran: 133
"Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
— QS. At-Tahrim: 8
"Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan keji itu, sedang mereka mengetahui."
— QS. Ali Imran: 135
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal."
— QS. Al-Anfal: 2
"Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas."
— QS. Al-Kahfi: 28
"Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
— QS. At-Talaq: 2-3
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi."
— QS. Al-Munafiqun: 9

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Hati yang mati tidak akan pernah merasa puas dengan ketaatan."

WHATSAPP

"Jangan biarkan maksiat menjadi kebiasaan, karena ia akan mengeraskan hati."

WHATSAPP

"Taubat adalah kunci untuk membuka pintu hati yang terkunci."

WHATSAPP

"Setiap dosa adalah noda hitam di hati, bersihkan dengan istighfar."

WHATSAPP

"Al-Qur'an adalah obat, tapi hanya bagi yang mau merenungkannya."

WHATSAPP

"Dzikir adalah udara bagi hati, tanpanya hati akan mati lemas."

WHATSAPP

"Mengingat kematian adalah cara terbaik untuk melunakkan hati yang keras."

WHATSAPP

"Pilihlah teman yang mengingatkanmu pada Allah, bukan yang melalaikanmu."

WHATSAPP

"Kesungguhan dalam ibadah adalah bukti bahwa hati masih hidup."

WHATSAPP

"Jangan pernah putus asa dari rahmat Allah, karena Dia Maha Pengampun."

WHATSAPP