Apa Saja Aturan Berhias Bagi Wanita? Ustadz Ammi Nur Baits

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 35:47 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

aturan-berhias-bagi-wanita-ustadz-ammi-nur-baits.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas aturan berhias bagi wanita muslimah berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa berhias adalah fitrah wanita, namun harus dalam koridor syariat. Tujuan utama berhias adalah untuk menyenangkan suami dan meningkatkan keimanan, bukan untuk pamer atau menarik perhatian lawan jenis yang bukan mahram. Dalil-dalil seperti QS. An-Nur: 31 tentang menutup aurat dan tidak menampakkan perhiasan kecuali kepada mahram menjadi landasan utama. Selain itu, larangan tabarruj (berhias berlebihan) ditegaskan dalam QS. Al-Ahzab: 33. Wanita dianjurkan memakai pakaian yang longgar, tidak transparan, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki. Penggunaan wewangian juga diatur, yaitu tidak boleh keluar rumah dengan wewangian yang menyengat. Rambut palsu, tato, dan mencukur alis termasuk perbuatan yang dilarang karena termasuk mengubah ciptaan Allah. Nasihat-nasihat praktis diberikan agar wanita tetap cantik dalam bingkai syariat, seperti memilih warna yang tidak mencolok dan tidak berhias saat keluar rumah. Kajian ini menekankan bahwa kecantikan sejati adalah yang diridhai Allah, bukan yang viral di media sosial.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya..."
— QS. An-Nur: 31
"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu..."
— QS. Al-Ahzab: 33
"Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan (2) Wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya..."
— HR. Muslim
"Allah melaknat wanita yang mentato dan yang minta ditato, yang mencukur alis dan yang minta dicukur alis, dan yang merenggangkan gigi untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Wanita mana saja yang memakai wewangian lalu keluar rumah, lalu ia melewati suatu kaum agar mereka mencium baunya, maka ia adalah pezina."
— HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
"Janganlah kalian melarang wanita (hamba Allah) untuk pergi ke masjid, dan hendaklah mereka keluar tanpa memakai wewangian."
— HR. Abu Dawud
"Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan, tetapi sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia."
— HR. Muslim
"Perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita shalihah."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka."
— HR. Abu Dawud
"Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan suaminya jika dilihat, menaatinya jika diperintah, dan menjaga dirinya dan harta suaminya saat suami tidak ada."
— HR. Ahmad

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Cantik itu bukan soal tren, tapi soal ridha Allah."

WHATSAPP

"Berhiaslah untuk suamimu, bukan untuk dunia maya."

WHATSAPP

"Wanita shalihah adalah perhiasan terindah di dunia."

WHATSAPP

"Jangan korbankan akhiratmu demi make-up yang fana."

WHATSAPP

"Sederhana dalam berhias lebih mulia di sisi Allah."

WHATSAPP

"Wewangian yang menyengat bisa menjadi dosa jika keluar rumah."

WHATSAPP

"Rambut palsu tidak akan pernah lebih baik dari rambut asli pemberian Allah."

WHATSAPP

"Syukurilah bentuk alismu, itu ciptaan terbaik."

WHATSAPP

"Kecantikan hakiki terpancar dari iman dan akhlak."

WHATSAPP

"Jadilah wanita yang cantik karena Allah, bukan karena manusia."

WHATSAPP