Berharap Hidup Lagi

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:36:02 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

berharap-hidup-lagi-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang hakikat kehidupan dunia yang fana dan pentingnya mempersiapkan bekal untuk akhirat. Ustadz Abu Haidar As-sundawy mengingatkan bahwa banyak manusia yang terlena dengan dunia dan lupa bahwa kematian bisa datang kapan saja. Beliau mengajak untuk merenungkan makna 'berharap hidup lagi' bukan untuk mengejar dunia, melainkan untuk memperbaiki amal dan taubat. Kajian ini menekankan bahwa kehidupan dunia hanyalah ladang akhirat, dan setiap detik yang terlewat tanpa ibadah adalah kerugian. Dengan dalil-dalil Al-Qur'an dan hadits, beliau menguatkan pesan agar kita tidak tertipu oleh gemerlap dunia. Implikasi praktisnya adalah perlunya muhasabah harian dan memperbanyak amal shalih sebelum ajal menjemput.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Ketahuilah, bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu, serta berlomba dalam kekayaan dan anak-anak, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning, kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu."
— QS. Al-Hadid: 20
"(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, 'Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.' Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan."
— QS. Al-Mu'minun: 99-100
"Dan tidaklah taubat itu diterima dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia berkata, 'Sesungguhnya aku bertaubat sekarang.'"
— QS. An-Nisa: 18
"Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang shalih."
— HR. Muslim
"Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian."
— HR. Tirmidzi
"Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir."
— HR. Muslim
"Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kekayaan di hatinya dan mengumpulkan urusannya."
— HR. Tirmidzi
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."
— HR. Ahmad
"Tidak akan tergelincir kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ditanya tentang empat hal: umurnya untuk apa dihabiskan, ilmunya diamalkan atau tidak, hartanya dari mana dan dibelanjakan di mana, serta tubuhnya untuk apa digunakan."
— HR. Tirmidzi
"Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau pengembara."
— HR. Bukhari

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan tunggu tua untuk bertaubat, karena kematian tidak mengenal usia."

WHATSAPP

"Dunia ini ladang akhirat, maka tanamlah amal shalih sebanyak-banyaknya."

WHATSAPP

"Setiap detik yang terlewat tanpa ibadah adalah kerugian yang nyata."

WHATSAPP

"Ketenangan hati bukan karena banyak harta, tapi karena dekat dengan Allah."

WHATSAPP

"Jangan menunda kebaikan, karena esok belum tentu milikmu."

WHATSAPP

"Kubur adalah tempat persinggahan pertama, maka persiapkanlah dengan amal."

WHATSAPP

"Cinta akhirat akan melahirkan rasa cukup dan syukur."

WHATSAPP

"Sedekah jariyah adalah investasi yang tidak akan rugi."

WHATSAPP

"Ilmu yang bermanfaat adalah warisan yang tak pernah putus."

WHATSAPP

"Hidup hanya sekali, jangan sampai menyesal di akhirat nanti."

WHATSAPP