Berdusta atas Nama Nabi ﷺ

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 52:54 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

berdusta-atas-nama-nabi-saw-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang larangan keras berdusta atas nama Nabi Muhammad ﷺ, baik dalam bentuk hadis palsu, cerita bohong, atau klaim tanpa dasar. Ustadz Abu Haidar menekankan bahwa dosa ini termasuk dosa besar yang diancam dengan neraka. Beliau mengingatkan bahwa banyak orang yang meremehkan masalah ini, padahal dampaknya sangat berbahaya bagi akidah dan amal umat. Kajian ini juga mengupas ciri-ciri hadis palsu, motif pembuatnya, serta cara menghindarinya. Selain itu, disampaikan nasihat agar kita selalu merujuk kepada ulama yang terpercaya dan tidak mudah menyebarkan informasi agama tanpa verifikasi.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah seperti berdusta atas nama orang lain. Barangsiapa yang sengaja berdusta atas namaku, maka hendaklah ia menempati tempat duduknya di neraka."
— HR. Muslim
"Janganlah kamu sampaikan hadis dariku kecuali yang kamu ketahui kebenarannya. Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka ia telah menyiapkan tempat duduknya di neraka."
— HR. Tirmidzi
"Cukuplah seseorang dikatakan berdusta apabila ia menceritakan segala sesuatu yang ia dengar."
— HR. Muslim
"Sesungguhnya Allah tidak akan menghimpun umatku di atas kesesatan."
— HR. Tirmidzi

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan pernah meremehkan dosa berdusta atas nama Nabi, karena itu adalah dosa besar."

WHATSAPP

"Hadis palsu adalah racun yang merusak agama dari dalam."

WHATSAPP

"Kebenaran harus dicari dengan ilmu, bukan dengan perasaan."

WHATSAPP

"Lebih baik diam daripada menyebarkan hadis yang belum jelas statusnya."

WHATSAPP

"Setiap hadis yang kita sampaikan akan ditanya oleh Allah."

WHATSAPP

"Jadilah pribadi yang cinta kebenaran, bukan cinta popularitas."

WHATSAPP

"Ilmu hadis adalah tameng dari kebohongan."

WHATSAPP

"Jangan mudah terpancing emosi oleh cerita-cerita tanpa dasar."

WHATSAPP

"Selektiflah dalam memilih guru dan sumber bacaan."

WHATSAPP

"Keselamatan agama kita tergantung pada kejujuran kita."

WHATSAPP