Buah Taffakur

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:20:02 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

buah-taffakur-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang keutamaan dan buah dari taffakur (merenung) dalam Islam. Taffakur bukan sekadar aktivitas berpikir biasa, melainkan ibadah hati yang sangat dianjurkan. Dengan bertaffakur, seorang hamba bisa mengenal kebesaran Allah, mengambil pelajaran dari alam semesta, dan meningkatkan keimanan. Ustadz Abu Haidar menjelaskan bahwa taffakur adalah kunci untuk meraih hikmah dan ketenangan jiwa. Beliau juga mengingatkan bahwa orang yang gemar bertaffakur akan terhindar dari perbuatan dosa dan maksiat. Kajian ini memberikan motivasi untuk senantiasa merenungi ciptaan Allah dan ayat-ayat-Nya, baik yang tersurat maupun tersirat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), 'Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.'"
— QS. Ali Imran: 190-191
"Dan apakah mereka tidak merenungkan (tentang) diri mereka sendiri? Allah tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya."
— QS. Ar-Rum: 8
"Maka apakah mereka tidak merenungkan Al-Qur'an? Ataukah hati mereka terkunci?"
— QS. Muhammad: 24
"Dan Dialah yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur."
— QS. Al-Furqan: 62
"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya."
— QS. Qaf: 37
"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedang ia beriman, maka mereka itulah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik."
— QS. Al-Isra: 19
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban."
— QS. Al-Isra: 36
"Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
— QS. Al-Mujadilah: 11
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik."
— QS. Al-Ankabut: 69
"Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mintalah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima taubat."
— QS. An-Nasr: 3

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Taffakur adalah jembatan menuju keimanan yang kokoh."

WHATSAPP

"Semakin banyak merenung, semakin dekat dengan Allah."

WHATSAPP

"Alam semesta adalah buku terbuka bagi yang mau berpikir."

WHATSAPP

"Hati yang tenang lahir dari kebiasaan bertaffakur."

WHATSAPP

"Jangan biarkan matamu melihat tanpa hatimu merenung."

WHATSAPP

"Taffakur mengubah biasa menjadi luar biasa."

WHATSAPP

"Setiap nikmat layak direnungi, bukan dinikmati saja."

WHATSAPP

"Orang bijak adalah yang gemar merenung sebelum bertindak."

WHATSAPP

"Taffakur adalah kunci untuk memahami takdir Allah."

WHATSAPP

"Dengan taffakur, dunia terasa kecil dan akhirat terasa dekat."

WHATSAPP

"Merenung sejenak lebih berharga dari setahun lalai."

WHATSAPP

"Taffakur membuat sabar menjadi mudah dan syukur menjadi indah."

WHATSAPP