Dr Erwandi Tarmizi Ma-Mk.91

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 41:30 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam beramal, terutama dalam konteks muamalah dan ibadah sehari-hari. Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menekankan bahwa setiap amal harus dilandasi niat yang benar karena Allah semata, bukan karena ingin dipuji atau mencari keuntungan duniawi. Beliau mengingatkan bahwa riya' (pamer) dapat menghapus pahala amal, sebagaimana disebutkan dalam hadits tentang tiga golongan yang pertama kali dihisab di akhirat. Selain itu, kajian ini juga menyoroti pentingnya ilmu sebelum beramal, agar amal yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat. Ustadz Erwandi juga membahas tentang bahaya syubhat dalam harta, di mana seseorang harus berhati-hati dalam mencari rezeki agar tidak terjerumus pada yang haram. Beliau mencontohkan kasus-kasus kontemporer seperti investasi bodong dan jual beli yang tidak transparan. Kajian ini diakhiri dengan nasihat untuk selalu bertawakal kepada Allah setelah berusaha maksimal, serta memperbanyak istighfar agar hati tetap bersih.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang beramal karena riya', maka Allah akan mempermalukannya di hadapan makhluk-Nya."
— HR. Muslim
"Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim."
— HR. Ibnu Majah
"Tinggalkanlah yang meragukanmu kepada yang tidak meragukanmu."
— HR. Tirmidzi
"Janganlah kalian menjual sesuatu yang tidak kalian miliki."
— HR. Abu Dawud
"Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya."
— QS. At-Talaq: 3
"Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dan memperbanyak harta dan anak-anakmu."
— QS. Nuh: 10-12
"Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali yang ikhlas karena-Nya."
— HR. Abu Dawud
"Janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang batil."
— QS. Al-Baqarah: 188
"Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
— QS. At-Talaq: 2-3

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Niat yang benar adalah kunci diterimanya amal di sisi Allah."

WHATSAPP

"Jangan biarkan riya' menghapus pahala amalmu."

WHATSAPP

"Ilmu adalah pelita yang menerangi jalan amal."

WHATSAPP

"Harta yang syubhat akan mengotori hati dan kehidupan."

WHATSAPP

"Lebih baik rezeki sedikit tapi berkah daripada banyak tapi haram."

WHATSAPP

"Tawakal bukan berarti pasif, tetapi berusaha lalu berserah diri."

WHATSAPP

"Perbanyak istighfar, karena dosa menghalangi rezeki."

WHATSAPP

"Jangan mudah tergiur dengan tawaran yang belum jelas kehalalannya."

WHATSAPP

"Setiap amal harus dilandasi ilmu agar tidak sia-sia."

WHATSAPP

"Kesuksesan sejati adalah ketika amal diterima di akhirat."

WHATSAPP