Dr. Erwandi Tarmizi Ma-Mk.92

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 51:29 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam beramal, terutama dalam konteks muamalah dan ibadah sehari-hari. Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menekankan bahwa setiap amal harus didasari niat yang benar karena Allah, bukan karena riya atau mencari pujian manusia. Beliau mengingatkan bahwa amal yang tidak ikhlas akan sia-sia di akhirat, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an bahwa amal yang hanya untuk selain Allah akan lenyap. Dalam kehidupan modern, godaan untuk pamer ibadah atau sedekah sangat besar, sehingga perlu latihan terus-menerus untuk memurnikan niat. Kajian ini juga menyoroti bahaya riya yang bisa merusak pahala, seperti debu yang menempel di pakaian putih. Ustadz memberikan contoh praktis, seperti ketika bersedekah, usahakan sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui orang lain. Beliau juga mengutip hadits tentang tujuh golongan yang dinaungi Allah, termasuk orang yang bersedekah secara rahasia. Implikasi praktisnya, kita harus selalu introspeksi niat sebelum, saat, dan setelah beramal. Selain itu, penting untuk menjaga lisan dari pujian berlebihan yang bisa menjerumuskan pada riya. Kajian ini sangat relevan bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas ibadah dan muamalah dengan landasan tauhid yang kuat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
— QS. Al-Kahfi: 110
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Allah tidak menerima amal yang dicampuri dengan riya sekecil apapun."
— HR. Muslim
"Tujuh golongan yang dinaungi Allah pada hari kiamat, salah satunya adalah orang yang bersedekah secara rahasia."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil, yaitu riya."
— HR. Ahmad

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ikhlas adalah ruh dari setiap amal."

WHATSAPP

"Riya adalah virus yang merusak pahala."

WHATSAPP

"Sembunyikan amalmu seperti engkau menyembunyikan aibmu."

WHATSAPP

"Pujian manusia adalah ujian, jangan terlena."

WHATSAPP

"Niat yang benar adalah awal dari kebaikan."

WHATSAPP

"Jangan biarkan setan mencuri pahalamu dengan riya."

WHATSAPP

"Allah tidak melihat rupa, tapi hati yang ikhlas."

WHATSAPP

"Beramallah untuk Allah, bukan untuk dilihat manusia."

WHATSAPP

"Keikhlasan adalah perisai dari godaan dunia."

WHATSAPP

"Setiap amal yang ikhlas akan kekal di sisi Allah."

WHATSAPP