Kapan Puasa Arafah? - Ust. Abdul Hakim Bin Amir Abdat حفظه ﷲ تعالى

Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat
15 June 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 20:54 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

kapan-puasa-arafah-ust-abdul-hakim-bin-amir-abdat.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang waktu pelaksanaan puasa Arafah yang sering menjadi perdebatan di kalangan umat Islam. Ustadz Abdul Hakim menjelaskan bahwa puasa Arafah adalah sunnah muakkadah bagi yang tidak sedang berhaji, berdasarkan hadits shahih. Beliau menekankan pentingnya mengikuti dalil yang kuat dan tidak terjebak pada perbedaan pendapat yang tidak berdasar. Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sesuai dengan kalender Hijriyah yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Namun, bagi yang berada di Indonesia, perlu menyesuaikan dengan rukyat atau hisab yang diakui. Ustadz juga mengingatkan bahwa puasa Arafah memiliki keutamaan besar, yaitu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Beliau mengajak untuk tidak meninggalkan puasa ini karena pahalanya sangat besar. Selain itu, beliau menegaskan bahwa puasa Arafah tidak boleh dilakukan pada hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) karena diharamkan. Kajian ini juga menyoroti pentingnya niat yang ikhlas dan konsisten dalam beribadah. Ustadz Abdul Hakim memberikan nasihat agar umat Islam tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru tentang waktu puasa Arafah. Beliau menutup dengan doa agar kita semua diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
— HR. Muslim no. 1162
"Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya."
— HR. Bukhari no. 1909
"Tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan hamba-Nya dari neraka selain hari Arafah."
— HR. Muslim no. 1348
"Amalan yang paling dicintai Allah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah puasa."
— HR. Abu Dawud no. 2437
"Barangsiapa berpuasa pada hari Arafah, dosanya diampuni."
— HR. Ahmad no. 23536
"Janganlah kalian berpuasa pada hari raya Idul Adha."
— HR. Bukhari no. 1992
"Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya."
— HR. Bukhari no. 1
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti puasa setahun."
— HR. Muslim no. 1164
"Allah tidak menerima amalan yang tidak ikhlas dan tidak sesuai sunnah."
— HR. Muslim no. 1718
"Hari Arafah adalah hari yang agung, perbanyaklah doa."
— HR. Tirmidzi no. 3585

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ilmu adalah kunci agar ibadah kita diterima Allah."

WHATSAPP

"Jangan biarkan ketidaktahuan membuatmu kehilangan pahala besar."

WHATSAPP

"Niat yang ikhlas adalah fondasi setiap amalan."

WHATSAPP

"Konsistensi dalam ibadah lebih baik daripada amalan yang banyak tapi tidak istiqamah."

WHATSAPP

"Perbedaan pendapat jangan menjadi alasan untuk berpecah belah."

WHATSAPP

"Hari Arafah adalah momen emas untuk memperbanyak doa."

WHATSAPP

"Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dari maksiat."

WHATSAPP

"Jangan sibuk dengan dunia hingga melupakan akhirat."

WHATSAPP

"Setiap ibadah harus didasari ilmu yang benar."

WHATSAPP

"Raihlah ampunan Allah di hari Arafah dengan penuh harap."

WHATSAPP