Kita, Masalah atau Solusi?

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:20:06 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

kita-masalah-atau-solusi-ustadz-abdullah-zaen.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini mengajak kita merenungkan posisi diri dalam kehidupan: apakah kita menjadi bagian dari masalah atau justru menjadi solusi bagi lingkungan sekitar. Ustadz Abdullah Zaen menekankan bahwa setiap muslim memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi positif, bukan sekadar menjadi penonton atau bahkan sumber kerusakan. Dengan merujuk pada Al-Qur'an dan hadits, beliau menguraikan bagaimana sikap, ucapan, dan perbuatan kita sehari-hari dapat menentukan dampak kita terhadap masyarakat. Kajian ini memberikan panduan praktis agar kita bisa introspeksi dan berubah menjadi pribadi yang membawa manfaat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam."
— QS. Al-Anbiya' (21): 107 • REFERENCE LINK
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya."
— QS. Al-A'raf (7): 56 • REFERENCE LINK
"Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi. Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
— QS. Al-Qashash (28): 77 • REFERENCE LINK
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."
— QS. Az-Zalzalah (99): 7-8 • REFERENCE LINK
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."
— HR. Ahmad, ath-Thabrani, al-Bazzar
"Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim."
— HR. Ibnu Majah no. 224
"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya."
— HR. Bukhari no. 893 dan Muslim no. 1829
"Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; dan jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan yang demikian itu adalah selemah-lemah iman."
— HR. Muslim no. 49
"Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya; ia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh membiarkannya (dalam kesulitan)."
— HR. Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580
"Tidak beriman salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri."
— HR. Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pemain yang memberi manfaat."

WHATSAPP

"Jika kamu hanya sibuk dengan urusan sendiri, kamu adalah masalah."

WHATSAPP

"Mulailah dari hal kecil, karena perubahan besar berawal dari langkah kecil."

WHATSAPP

"Jadilah tetangga yang tidak menyusahkan, tapi menyenangkan."

WHATSAPP

"Ilmu tanpa amal hanya akan menambah kesombongan."

WHATSAPP

"Keluarga yang harmonis adalah bukti kamu menjadi solusi."

WHATSAPP

"Jangan hanya mengkritik, tapi berikan solusi nyata."

WHATSAPP

"Setiap profesi bisa menjadi ladang dakwah jika diniatkan ikhlas."

WHATSAPP

"Muhasabah harian adalah kunci perbaikan diri."

WHATSAPP

"Kebaikan yang konsisten lebih berharga daripada amal besar yang jarang."

WHATSAPP